Breaking News:

Berita Pekalongan

Tim Trauma Healing Guru-guru TK Ini Berikan Keceriaan Anak-Anak Korban Banjir di Pekalongan

Banjir Rob masih menggenangi wilayah di Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Banjir Rob masih menggenangi wilayah di Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Melihat kondisi tersebut tim trauma healing Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pekalongan memberikan keceriaan bagi anak-anak yang tinggal di daerah Clumprit, Kelurahan Degayu di area Masjid Baitul Muttaqin Clumprit, Selasa (7/12/2021).

Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya mengapresiasi atas kegiatan trauma healing yang dilakukan IGTKI, untuk anak-anak terdampak banjir rob.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal Semarang, Truk Muatan Hebel Terguling di Gapura Selamat Datang Kampus Unnes

Baca juga: Pelaku Ekonomi Dukung Pembatalan PPKM Level 3 pada Periode Nataru

"Saya bersama tim trauma healing guru TK Kota Pekalongan, Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, PGRI, TP PKK Kota Pekalongan bisa bersinergi bersama dalam kegiatan trauma healing untuk menghibur pada anak-anak yang ada di daerah Clumprit, Kelurahan Degayu, mudah-mudahan dengan adanya trauma healing ini anak-anak merasa terhibur," kata Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya.

Menurutnya, secara psikis anak-anak lebih banyak merasakan dampak ketika terjadi suatu bencana, sehingga dibutuhkan kegiatan seperti ini.

Pihaknya berpesan agar anak-anak tetap bersyukur, bahagia, bersemangat meskipun dalam kondisi banjir rob.

"Melihat keceriaan anak-anak tadi, membuat hati saya agak lega karena mereka tidak terlalu larut dalam kesedihan, mudah-mudahan ini dapat memberikan semangat untuk anak-anak yang ada disini, khususnya semangat dalam belajar karena dengan kondisi seperti ini untuk anak-anak apalagi untuk anak PAUD tidak bisa bermain dengan bebas lalu untuk belajar mungkin terganggu," ujarnya.

Inggit menambahkan, dalam kegiatan pihaknya memberikan bantuan berupa obat-obatan dan pampers serta bingkisan snack untuk anak-anak yang hadir.

Baca juga: Unika Soegijapranata Semarang Jalin Kerja Sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia

Baca juga: Program Kerja DWP Harus Sinergis dalam Membantu Program Prioritas Pemda Purbalingga

Sementara itu, Koordinator trauma healing guru TK Kota Pekalongan Kunduri mengatakan, kegiatan trauma healing rutin diadakan di tempat manapun yang sedang mengalami suatu kejadian atau bencana.

"Dengan menceritakan dongeng kemudian memberi edukasi dengan nyanyian-nyanyian, tentu menjadi hiburan yang sangat menarik bagi anak-anak.

Sehingga mereka dapat melupakan bencana yang sedang mereka alami," katanya.

Berdasarkan data dari tim posko siaga bencana BPBD Kota Pekalongan, Senin (6/12/2021), jumlah pengungsi banjir rob saat ini ada 228 jiwa yang tersebar di lima titik pengungsian. (*)

 

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved