Breaking News:

Berita Kudus

Himpunan Pengusaha Nahdliyin Harus Aktif dalam Upaya Pemulihan Ekonomi dari Pandemi Covid-19

Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) harus berperan aktif dalam upaya pemulihan ekonomi setelah dikoyak pandemi Covid-19.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Pembina Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Jawa Tengah KH Yusuf Chudlori. 

TRIBUNJATENG COM, KUDUS - Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) harus berperan aktif dalam upaya pemulihan ekonomi setelah dikoyak pandemi Covid-19.

Upaya pemulihan tersebut diharapkan bisa menyasar masyarakat kalangan bawah.

"Kami berharap jaringan pengusaha nahdiyin bisa semakin merekat karena kontribusinya sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama di masa recovery pandemi. Kami berharap peran serta HPN ini konkret untuk ikut menggeliatkan ekonomi masyarakat di bawah. Teman-teman (HPN) supaya bisa lebih kontributif," ujar Pembina HPN Jawa Tengah KH Yusuf Chudlori dalam rapat koordinasi wilayah HPN Jawa Tengah di Hotel Griptha Kudus, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Kecelakaan Semarang,Truk Muatan Aki Alami Rem Blong Hantam Bokong Truk Molen di Depannya

Baca juga: UPDATE Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Semarang-Demak, Korban Meninggal Bertambah Jadi 4 Orang

Gus Yusuf sapaan akrabnya, berujar, upaya dalam pemulihan ekonomi tersebut bisa dilakukan oleh para pengusaha nahdiyin dengam cara bermitra dengan pemerintah. Pasalnya, pemerintah butuh rekanan yang kuat dalam penyerapan anggaran.

Hal itu bisa saja menyangkut penyerapan anggaran yang dialokasikam untuk pemulihan ekonomi bagi masyarakat.

"HPN bisa jadi partner pemerintah. Bisa mejjadi jembatan bagi para pengusaha NU untuk mengakses program pemerintah," katanya.

Selain itu, lanjut dia, HPN juga harus mampu membangun jaringan selain pemerintah. Ke depan ketika ada pihak swasta yang ingin bekerja sama dengan wraga NU, hal itu bisa dijembatani oleh HPN.

Lebih lanjut Gus Yusuf berujar, bahwa dalam rapat koordinasi yang digelar selama dua hari sejak kemarin itu juga menjadi ajang mempererat dan menjalin komunikasi serta koordinasi sesama pengusaha nahdiyin.

Sebab, katanya, sejauh ini jaringan sesama pengusaha nahdiyin belum terkoordinir secara maksimal.

"Kalau terkoordinasi antara pengusaha nahdiyin sudah, cuma belum maksimal. Saya harapkan HPN bisa jadi wadah jembatan pengusaha nahdiyin bersinergi baik internal maupun eksternal," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved