Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Ombudsman Sebut Proses Seleksi CPNS Kemenkumham Jateng Berlangsung Transparan dan Akuntabel

Ombudsman RI Perwakilan Jateng meninjau pelaksanaan SKB CPNS tahap wawancara, pengamatan fisik dan keterampilan di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
Humas Kanwil Kemenkumham Jateng
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Siti Farida, meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS tahap wawancara, pengamatan fisik dan keterampilan di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS tahap wawancara, pengamatan fisik dan keterampilan di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021).

Dalam tinjauannya, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Siti Farida mengakui bahwa pelaksanaan seleksi tahap wawancara, pengamatan fisik dan keterampilan tersebut berjalan transparan dan akuntabel.

"Kami mengapresiasi atas transparansi dan akuntabilitas dari panitia seleksi CASN di Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah ini," kata Farida, usai tinjauan.

Baca juga: Disdikbud Kota Tegal Imbau Orangtua Siswa Tidak Ajak Anak Berlibur saat Nataru

Baca juga: Terima DIPA 2022, Bupati Pati Fokus Pada Enam Kebijakan Ini

Dikatakannya, Ombudsman Jawa Tengah telah mengikuti semua tahapan seleksi CPNS Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah. Mulai dari Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) juga tes fisik di Kodam Diponegoro.

"Semua proses transparan, dan yang terakhir kali di sini (Kanwil Kemenkumham). Yang paling utama adalah bahwa transparansi dari panitia itu sangat memunculkan trust, kepercayaan dari peserta itu," ucapnya.

Farida berharap transparansi yang telah dibangun terus dipertahankan sehingga tidak ada laporan yang masuk ke pihaknya terkait pelaksanaan seleksi.

"Semoga tidak ada laporan. Tapi kami tidak akan menolak kalau ada laporan. Waktu itu kami kan sudah sampaikan kepada seluruh peserta bahwa dalam hal ada persoalan, lebih dahulu kepada panitia yang sudah membuka pengaduan seluas-luasnya," terangnya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, A Yuspahruddin menjelaskan, tahap wawancara, pengamatan fisik dan keterampilan merupakan tahap akhir seleksi CPNS. Total ada 1.583 orang peserta dalam tahap ini.

Yuspahruddin menegaskan, profesionalisme dan objektivitas pelaksanaan seleksi menjadi hal yang paling dikedepankan. Komposisi Tim Penguji menjadi salah satu indikatornya.

"Beberapa pewawancara dari pusat, di antaranya Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM, Asesor Ahli Utama ikut hadir di sini untuk mewawancara. Artinya pusat tidak main main mengirimkan Staf Ahli dan Asesor Ahli Utama," katanya.

Baca juga: Bapak dan Anak Asal Jabar Tergabung Komplotan Pencuri 3 Kerbau Bule di Tegal: Beraksi di Brebes Juga

Baca juga: Sakit Hati karena Proses Cerai, Pria di Sukoharjo Bakar Motor dan Lakukan Cobaan Pembunuhan

Yuspahruddin juga menjelaskan rincian formasi yang dibutuhkan pada seleksi tahun ini untuk wilayah Jateng. Yaitu Formasi Penjaga Tahanan ada 598, Dokter 3, Pembimbing Kemasyarakatan 10, Pranata Komputer 1 orang. Total keseluruhan 598 formasi.

"Materinya wawancara, pertama motivasi, ideologi seperti TWK. Kemudian bagaimana kemampuannya, ketangguhannya terhadap menyelesaikan masalah di lapangan nanti. Bagaimana cara dia berpikir, konsepnya berpikir dalam rangka menyelesaikan tugasnya nanti," urainya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved