Breaking News:

Berita Sukoharjo

Sasaran DBHCHT Sukoharjo untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Petani Tembakau

Kabupaten Sukoharjo mendapatkan alokasi anggaran dari bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2021 senilai Rp 6,9 miliar.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
Dokumentasi Pemkab Sukoharjo
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkab Sukoharjo, Budi Santoso, saat sosialisasi aturan perundang-undangan tentang cukai. 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Kabupaten Sukoharjo mendapatkan alokasi anggaran dari bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2021 senilai Rp 6,9 miliar.

Sebagian dari anggaran tersebut digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal itu sesuai dengan PMK Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.

Pengaturan DBHCHT saat ini berfokus pada kuantitas jaminan kesehatan nasional dan pemulihan perekonomian daerah.

Baca juga: Disperkim Pastikan Tak Ada Kegiatan Perayaan Tahun Baru di Taman Kota Semarang, Semua Ditutup!

Baca juga: 30 ABG Jadi Korban Kebejatan Bos Diskotek di Jakarta, Berawal Laporan Anak Hilang Jaringan Terungkap

Baca juga: Berharap ASN Pensiun Tetap Produktif, Bupati Kudus: Jangan Begadang, Melek Malam, Bangun Siang

Persentase prioritas penggunaan DBHCHT adalah 25 persen untuk penegakkan hukum, 25 persen untuk kesehatan, dan 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat.

“Sesuai PMK, penggunaan DBHCHT dapat menjadi salah satu sumber pendanaan dalam mendukung bidang kesehatan, khususnya melalui kegiatan pelayanan kesehatan dan upaya penanganan pandemi corona,” ucap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Menurut Etik, di bidang kesejahteraan masyarakat, dalam PMK itu, alokasi penggunaan DBHCHT ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, dan/atau petani tembakau yang mana telah memberikan kontribusi terkait penerimaan cukai hasil tembakau.

Alokasi 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat ini dibagi menjadi 35 persen untuk pemberian bantuan dan 15 persen untuk peningkatan keterampilan kerja.

“Di Sukoharjo, alokasi DBHCHT dibagi menjadi 3 bidang. Yakni, bidang kesejahteraan masyarakat, bidang penegakkan hukum dan bidang kesehatan,” ungkapnya.

Dia merinci, untuk bidang kesejahteraan masyarakat, alokasi anggaran sebesar Rp 3.492.426.00 digunakan untuk sejumlah kegiatan, yakni pembangunan JITUT dan JUT; Pelatihan penanganan pasca panen tembakau.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved