Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Ciplukan, Buah Kecil Bermanfaat Untuk Antidiabetes Hingga Penyakit Jantung

Ciplukan merupakan tanaman liar yang banyak dijumpai di pekarangan rumah. Buah ciplukan banyak dikonsumsi karena mempunyai rasa yang manis.

Tayang:
Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Ciplukan 

Benih ciplukan berkecambah dengan baik pada suhu 270 - 300 C, fotoperiodisasi lebih dari 8 jam, dan umur simpan selama 12 bulan (Susanti et al., 2019).

Persebaran
Ciplukan berasal dari Peru, Amerika Latin yang kemudian tersebar ke Amerika, Pasifik, Australia, dan Asia.

Di Indonesia, ciplukan mempunyai beberapa nama lokal seperti cecenet (Sunda), nyornyoran (Madura), keceplokan (Bali), dedes atau leletep (Sumatera), dan leletokan (Minahasa) (Kusumaningsih et al., 2021).

Di Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Pati Barat Ciplukan dapat ditemukan di semua kawasan, yaitu Cagar Alam (CA) Keling Iabc, CA Keling II/III, CA Kembang dan CA Gunung Celering di Kabupaten Jepara.

Penulis

Budi Santoso
PEH Muda pada BKSDA Jateng
Kepala KPHK Pati Barat (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved