Berita Semarang

Tukang Kayu dan Petani Muda Bandungan Jalin Kolaborasi dengan UMKM Pangastvti

Memberdayakan warga sekitar adalah hal lain yang dicapai Pangastvti (dibaca Pangastuti), sebuah UMKM yang bergerak di bidang home decor.

Editor: rival al manaf
Dokumentasi Pangastvti
Seorang perajin vas tanaman dari kayu sedang mengerjakan pesanan di rumah produksi Pangastvti, Senin (31/1/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  – Memberdayakan warga sekitar adalah hal lain yang dicapai Pangastvti (dibaca Pangastuti), sebuah UMKM yang bergerak di bidang home decor.

Berawal dari keisengan di masa Pandemi, usaha yang dirintis Efendi, pemuda asal Bandungan ini kemudian tumbuh.

Kini Pangastvti tidak hanya bermanfaat untuknya, namun juga orang-orang di sekitarnya.

"Awalnya usaha ini saya rintis sendiri, dan kini kami sudah punya lima anggota dan dua kolaborator," beber Efendi kepada tribunjateng.com.

Baca juga: Gandeng OPD, Dekranasda Kota Pekalongan Komitmen Bangkitkan UMKM

Baca juga: Pelaku UMKM Lombok Dapat Lapak Gratis di Gelaran MotoGP 2022

Pangastvti menyediakan vas atau pot dalam ruangan yang estetik hingga piranti dekorasi rumah.

Kini usahanya telah berkembang, ia juga menyediakan tanaman hias.

Oleh karena itu ia menggandeng kolaborator seorang petani muda asal Bandungan.

"Jadi ketika beli vas, atau pot untuk dekorasi rumah, konsumen juga bisa membeli tanaman hiasnya sekalian di kolaborator kami," terang Efendi.

Salah satu produk Pangastvti
Salah satu produk Pangastvti (Dokumen Pribadi)

Di masa pandemi, seperti saat ini minat masyarakat untuk bercocok tanam semakin meningkat.

Work from home yang menuntut warga lebih sering di rumah membuat mereka menyibukan diri dengan mendekorasi ulang rumah dan bercocok tanam.

Hal itu menjadi salah satu pendorong transaksi di Pangastvti.

Pesanan meningkat, Efendi juga butuh sumberdaya yang lebih besar dan banyak.

Mau tidak mau, Efendi wajib meningkatkan produksinya, sumber daya kemudian di tambah.

Baca juga: Pelaku UMKM dari Generasi Muda Terus Berkembang

Baca juga: UMKM Jateng Tampil di Dubai Expo, Komite Ekonomi Kreatif: Tantangan bagi SDM Industri Kreatif

Lulusan S1 di Universitas Dian Nuswantoro tersebut kemudain menambah pekerja lokal dari para tetangga.

"Kami kemudian menambah para pengrajin pot dan vas tanaman," bebernya.

Ia menyebut usaha yang ia rintis sejak 2020 tidak akan bisa tumbuh hingga bermanfaat untuk warga sekitar tanpa adanya dukungan dari sektor lain.

"Kami berharap di masa yang serba sulit ini kami bisa tumbuh bersama dengan kolaborasi," pungkasnya. (*)

(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved