Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Konflik Rusia dan Ukraina

Rusia Mulai Hancurkan Depot Penyimpanan Makanan dan Bahan Bakar Ukraina

Rusia telah mulai menghancurkan depot penyimpanan makanan dan bahan bakar milik Ukraina. Hal itu dikatakan oleh Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukr

Tayang:
Editor: m nur huda
Sky News
Gumpalan asap membubung di atas Kota Chernihiv di Ukraina utara belum lama ini sebagai bagian dari dampak perang Rusia-Ukraina. 

Disebut, ada begitu banyak serangan udara dan tembakan artileri yang menimpa Kota Chernihiv, sehingga banyak orang yang melarikan diri mengatakan bahwa mereka tidak bisa keluar dari tempat perlindungan bawah tanah sama sekali, baik siang maupun malam selama dua minggu terakhir. Listrik kota juga telah padam.

Bukan hanya itu, ketersediaan makanan dan air pun semakin menipis di kota tersebut.

Koresponden Sky News bersaksi telah melihat penembakan Rusia yang membabi buta dan menakutkan terhadap warga sipil, petugas medis, dan petugas penyelamat di titik penyeberangan terakhir di atas Sungai Desna, tempat mereka berkumpul untuk melarikan diri ke tempat yang aman.

Tentara sukarelawan dan petugas penyelamat dengan panik mencoba memandu orang-orang melewati jembatan penyeberangan terakhir yang menghubungkan Chernihiv ke rute utama menuju Ibu Kota Kyiv.

Pada tahap ini, pasukan Rusia telah mendekati tiga sisi kota dan dalam semalam telah mengebom jembatan transportasi utama.

Aliran kendaraan, ambulans, dan tim darurat berlomba di atas ladang petani yang berdebu dan berawa untuk sampai ke persimpangan.

Konvoi kemanusiaan yang mengambil bantuan dan berharap untuk membawa warga sipil keluar terpaksa melintasi ruang terbuka yang luas di mana setiap pergerakan kendaraan menjadi sasaran serangan.

Kota Chernihiv secara strategis penting karena berdiri di seberang rute utara yang dipilih oleh Rusia untuk kemajuannya di ibu kota.

Kota ini terletak di Sungai Desna sekitar 150 km (93 mil) di utara, timur laut Kyiv. Pasukan Rusia terhitung telah menghabiskan waktu sebulan terakhir untuk mencoba mengepung Kota Chernihiv. (isa/kps.Tribun Jateng Cetak)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved