Berita Pekalongan

Matangkan Program 1001 KRPPA, Ketua PKK Kota Pekalongan: 5 Isu Prioritas Perlu Dipahami

Program inovasi TP PKK Kota Pekalongan terus dimatangkan dan diimplementasikan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan di 1001KaderPendampinganKetahananKeluarga dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di Gedung Diklat setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Usai dilaunching oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Pekalongan, program inovasi TP PKK Kota Pekalongan yakni #1001KaderPendampinganKetahananKeluarga dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) terus dimatangkan dan diimplementasikan, salah satunya dengan melibatkan seluruh organisasi perempuan di Kota Pekalongan dengan mengadakan advokasi pengarusutamaan gender di gedung Diklat Kota Pekalongan, Senin (18/4/2022).

"Semua organisasi yang hadir dalam kegiatan ini,

Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan di 1001KaderPendampinganKetahananKeluarga dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di Gedung Diklat setempat.
Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan di 1001KaderPendampinganKetahananKeluarga dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di Gedung Diklat setempat. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

semoga mewakili semua organisasi yang ada di kota pekalongan khususnya organisasi perempuan, dan bisa menjadi kader program inovasi inisiasi PKK Kota Pekalongan," kata Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, Senin (18/4/2022).

Inggit menjelaskan para kader yang tergabung dalam program inovasi PKK tersebut, harus paham betul lima isu prioritas yang diimplementasikan KRPPA yakni peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak.

"Dengan memahami lima isu prioritas, diharapkan para kader dapat turut membantu pemerintah Kota Pekalongan untuk menyelesaikan permasalahan yang masih terjadi di batik yakni kasus kekerasan berbasis gender dan anak, sehingga tujuan dari program inovasi dari PKK dapat terwujud," jelasnya.

Menurutnya, di Kota Pekalongan masih banyak masalah kekerasan rumah tangga, terutama dengan korban perempuan dan kekerasan pada anak.

"Anak putus sekolah juga ini, menjadi PR untuk kita bersama. Hal ini akan menjadi implementasi kelurahan ramah perempuan dan peduli anak melalui TP PKK Kota Pekalongan dan #1001KaderPendampinganKetahananKeluarga," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 90 peserta yang hadir akan dikukuhkan dan bergabung menjadi #1001KaderPendampinganKetahananKeluarga. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved