Berita Batang

1.085 Nakes Masih Berstatus Non ASN di Batang, Wihaji: Secara Bertahap Jadi PPPK

Wihaji menegaskan, tenaga kesehatan dan tenaga pendidik menjadi prioritas masuk menjadi PPPK sesuai kebijakan Pemerintah Pusat. 

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
PEMKAB BATANG
Bupati Wihaji saat memberikan pengarahan kepada tenaga kesehatan dalam halal bihalal di GOR Indoor Abirawa Batang, Senin (9/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - 1.085 tenaga non ASN di Lingkungan Dinkes Kabupaten Batang bakal menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tenaga kesehatan (nakes) tersebut tersebar di 21 Puskesmas dan 2 rumah sakit milik pemerintah serta Dinkes Kabupaten Batang

Hal itu disampaikan Bupati Batang, Wihaji seusai halal bihalal bersama nakes Dinkes di GOR Indoor Abirawa Batang, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Jabatan Bupati Batang Sisa 13 Hari Lagi, Wihaji Gunakan Kesempatan Ini

Baca juga: Tradisi Lomba Dayung Kembali Digelar, Bupati Batang : Uri-uri Budaya dan Bangkitkan Ekonomi

Baca juga: Pemudik Pecah Ban di Tol Batang Pemalang, Polisi Gerak Cepat

Baca juga: Tinggal 20 Hari Menjabat, Bupati Batang Wihaji dan Wabup Suyono Sampaikan Ini Saat Salat Ied

"Kami akan memberikan ruang dan kesempatan kepada tenaga kesehatan non ASN menjadi PPPK."

"Ini ikhtiar untuk membantu seandainya ada penambahan kuota PPPK bisa diikutkan," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Senin (9/5/2022).

Dia juga mengatakan, tenaga kesehatan dan tenaga pendidik menjadi prioritas masuk menjadi PPPK sesuai kebijakan Pemerintah Pusat. 

"Kebutuhan tenaga kesehatan di Batang menyesuaikan rasio jumlah fasilitas kesehatan berbanding jumlah penduduk."

"Begitu juga dengan tenaga pendidik, saat ini memang membutuhkan banyak, tetapi kuota PPPK merupakan kebijkaan pusat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Batang, Didiet Wisnuhardanto menjelaskan, 1.085 nakes non ASN sudah masuk pendataan sistem informasi sumber daya manusia kesehatan (SIS DMK) dan rencana kebutuhan. 

"1.085 tenaga kesehatan non ASN sudah masuk data SIS DMK maupun rencana kebutuhan yang menjadi syarat PPPK."

"Jadi tinggal menyesuaikan kuota dari Pemerintah Pusat," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Senin (9/5/2022). 

Ia pun menyebutkan, total tenaga kesehatan di Kabupaten Batang saat ini 2.398 orang.

Dari jumlah itu, ada 1.313 orang sudah ASN dan 1.085 tenaga ksehatan non ASN. 

"Tahun ini kuota PPPK tenaga kesehatan ada 42."

"Dimana itu untuk formasi perawat 20 orang, bidan ada 3 orang, selebihnya tenaga kesehatan lainnya," pungkasnya. (*)

Baca juga: Begini Cara Askab PSSI Pati Membina Pemain Usia Dini, Pendaftaran Kompetisi Sudah Dibuka

Baca juga: Arus Balik Lebaran Melalui Jalur Udara Masih Terjadi, Ini Kata SRM Bandara Ahmad Yani Semarang

Baca juga: Hari Pertama Bekerja, Pemkab Demak Gelar Halal bihalal

Baca juga: Lilin Diduga Jadi Penyebab Terbakarnya 24 Kios Pasar Manyaran Semarang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved