Berita Semarang
Harga Minyak Goreng Curah di Semarang Naik, Terkendala Banjir Rob
Banjir rob yang menggenangi kawasan pelabuhan Tanjung Emas minggu lalu memicu kenaikan harga minyak goreng curah di Kota Semarang hingga hari ini.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy
Ia memperkirakan, setelah normalnya pasokan, harga minyak goreng curah juga akan kembali normal.
"Nanti normal, ini murni karena kemarin ada bencana alam saja," ungkapnya.
Tak Terpengaruh Penghentian Subsidi
Di lain sisi, Tomy menyatakan, adanya kebijakan pencabutan program subsidi minyak goreng curah tak memberikan pengaruh pada kenaikan harga.
Ia menilai, dengan skema Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO), harga tak jauh berbeda dari pemberlakuan sebelumnya.
"Subsidi dicabut tapi pabrik tetap diwajibkan untuk DMO, jadi sama saja.
Harga eceran tertinggi (HET)-nya masih sama, Rp 14.000 perliter atau Rp 15.500 per kilogram," tukasnya. (idy)
Baca juga: Sisningsih Sutarmin Kaget saat Dr Aqua Dwipayana Memintanya ke Depan
Baca juga: Viral, Kecelakaan Truk Overload Angkut Tebu Oleng Tercebur ke Sungai di Pemalang
Baca juga: Detik-detik Truk Muatan Tebu di Pemalang Terguling ke Sungai
Baca juga: Begini Megahnya Gunung Lawu Melalui Bukit Ganduman Karanganyar, HTM Cuma Rp 5.000