Kementerian PUPR dan Pemkab Batang Rancang Penanganan Sungai Sambong

Penanganan Sungai Sambong Kabupaten Batang masuk dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Pemkab Batang
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama jajaran perwakilan dari Kementerian PUPR saat Rapat koordinasi (Rakor) rencana penanganan Sungai Sambong bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Ruang Abirawa Bupati, Kabupaten Batang, Senin (27/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Penanganan Sungai Sambong Kabupaten Batang masuk dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 Tentang Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.

Sungai Sambong berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sambong, wilayah Sungai Pemali Comal yang berada di Kabupaten Batang dengan luas DAS 119, 12 km persegi, panjang sungai 44 km dari hulu ke muara dan lebar rata-rata kurang lebih 45 m.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Rapat koordinasi (Rakor) rencana penanganan Sungai Sambong bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Ruang Abirawa Bupati, Kabupaten Batang, Senin (27/6/2022).

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa  di muara  sungai sambong  sudah terjadi Rob. 

“Permasalahan dampak Rob sendiri yakni dari sedimentasi tinggi, tanggul rendah sepanjang Sungai Klidang Lor, dan terdapat banyak sampah di bantaran sungai sehingga semua itu masih akan kita cari jalan keluarnya,” terangnya dalam keterangan rilis kepada Tribunjateng.com.

Lebih lanjut, Pemkab Batang bersama Kementerian PUPR agar bisa mengendalikan banjir dan memperbaiki muara Sungai Sambong dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ROB jika tidak ada penanganan yang signifikan dari pihak Pemkab Batang, maka permukiman kumuh akibat ROB di wilayah pesisir Kabupaten Batang akan semakin besar dan meluas ke wilayah lain. karena air laut yang setiap tahun semakin naik ke wilayah daratan.

“Dalam pelaksanaan pekerjaan ke depan, nantinya perlu adanya bersinergi bersama semua pihak untuk mendukung mengatasi permasalahan penanganan Sungai Sambong ini,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved