Berita Tegal

Ini Jumlah Sapi yang Mendapat Vaksin Wabah PMK di Desa Dukuhtengah Kabupaten Tegal

Bhabinkamtibas Polres Tegal terus melakukan monitoring munculnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi yang kini sudah merebak.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
Humas Polres Tegal
Tim vaksinasi, bersama anggota Polsek Bojong, perangkat desa, dan mahasiswa KKN IPB sedang mendatangi salah satu peternakan sapi milik warga di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal belum lama ini untuk melakukan penyuntikan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Bhabinkamtibas Polres Tegal terus melakukan monitoring munculnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi yang kini sudah merebak di Kabupaten Tegal.

Kegiatan tersebut dalam rangka Operasi Aman Nusa II Candi tahun 2022 tentang penanganan wabah PMK

Salah satu yang dimonitoring adalah saat melakukan pengecekan vaksinasi PMK yang dilaksanakan di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal belum lama ini.

Baca juga: Bisa Ditiru! Cara Anang Jualan Sapi Sekaligus Cegah PMK, Hasilnya Memuaskan

Baca juga: Video Cegah PMK, Dispangtan Salatiga Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Baca juga: Polres Purbalingga Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Pasar Hewan untuk Cegah Penyebaran PMK

Kegiatan pemberian vaksinasi tersebut juga turut dihadiri oleh kepala desa (Kades) Dukuhtengah diwakili oleh perangkat desa, Lukman Nuropik, Kapolsek Bojong yang diwakili oleh Kanit Patroli, Aipda Fernando, Penanggung Jawab wilayah Kecamatan Bojong bidang Peternakan, Khairudin, petugas pelaksana vaksin PMK Kabupaten Tegal, Andreas, dan lima mahasiswa IPB yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN). 

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa’at, melalui Kasi Humas, Ipda Untung Heru, mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan vaksinasi PMK pada sapi di wilayah Kecamatan Bojong terbagi menjadi dua tim.

“Tim satu terdiri dari empat orang, dan tim kedua terdiri dari lima orang,” ujar Ipda Untung, dalam rilis yang diterima tribunjateng.com, Jumat (8/7/2022). 

Menurut Ipda Untung, ada syarat atau kriteria pemberian vaksin PMK pada sapi, di antaranya yakni sapi yang dipelihara (ternak), sapi yang tidak untuk hewan kurban, dan merupakan daerah zona hijau dari kasus PMK.

Baca juga: Penyanyi Lubuklinggau Diperiksa BNN Setelah Videonya Viral

Baca juga: Polisi Juga Tangkap Sopir yang Pernah Bawa Kabur Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan

Baca juga: Pria Cirebon Mengamuk Aniaya Ibunya gara-gara Tak Diberi Uang untuk Beli Miras

“Sementara untuk wilayah Kecamatan Bojong, baru dilaksanakan di Desa Dukuhtengah lantaran keterbatasan vaksin PMK yang hanya sejumlah 62 dosis, atau baru divaksinasi sejumlah 62 ekor,” ungkapnya.

Vaksinasi pada sapi, lanjut Ipda Untung, menjadi salah satu pencegahan utama wabah PMK

“Mudah-mudahan langkah ini bisa menjadi solusi yang tepat bagi sapi atau hewan ternak yang terkena PMK,” tegasnya. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved