Berita Batang

Modus Begal Motor di Batang, Minta Tolong Distut Lalu Ancam Korban dengan Pistol Mainan

Satreskrim Polres Batang berhasil membekuk dua pelaku perampasan sepeda motor dan dua buah handphone di Jalan Sultan Agung Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG / DINA INDRIANI
Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Yorisa Prabowo 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Satreskrim Polres Batang berhasil membekuk dua pelaku perampasan sepeda motor dan dua buah handphone di Jalan Sultan Agung Batang.

Pelaku menggunakan pistol mainan untuk mengancam korbannya.

Kedua pelaku tak berkutik saat dijemput oleh tim Buser dari rumah masing-masing, dan saat ini telah mendekam di sel tahanan polres setempat.

Baca juga: Sinopsis Film Ivanna Spin Off Danur 2 Tayang Hari Ini Kamis 14 Juli 2022, Teror Hantu Noni Belanda

Baca juga: Jihane Almira Menekuni Dunia Akting: Bisa Belajar Lebih tentang Manusia

Baca juga: Dapat Ganti Rugi Rp 2 Miliar Pembebasan Lahan Bandara Ngloram, Wahyu Berencana Beli Tanah dan Usaha

Kapolres Batang, AKBP M. Irwan Susanto melalui Kasatreskrim, AKP Yorisa Prabowo menjelaskan, dalam melakukan aksinya di jalan Sultan Agung Batang, kedua pelaku berpura-pura minta tolong pada pengguna jalan yang lewat, karena sepeda motornya mogok.

Pada saat ada warga yang membantu, kedua pelaku meminta tolong agar motornya distut atau distep untuk mencari bengkel.

Namun, korban diarahkan untuk melalui jalan yang sepi.

"Di jalan yang sepi, kedua pelaku kemudian mengancam korban menggunakan senjata mainan yang sudah disiapkan.

Pelaku selanjutnya merampas motor dan juga handphone milik korban," terang AKP Yorisa, Kamis (14/7/2022).

Setelah berhasil merampas harta korban, keduanya langsung kabur.

Sedangkan korban sendiri selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Berbekal laporan dan juga keterangan korban, Tim Buser Satreskrim Polres Batang selanjutnya melakukan penyelidikan.

Baca juga: Komentar Lugas Ganjar Pranowo saat Ditanya Soal Namanya yang Puncaki Hasil Survei Capres 2024

Baca juga: Ketua RT Kesal Dekoder CCTV Pos Satpam Diganti, Mahfud MD: Banyak Kejanggalan 

Baca juga: Lapas Kedungpane Umumkan Saat Ini Napi Sudah Bisa Dijenguk

Hasilnya, kedua pelaku pun berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti dua unit handphone yang sempat dijual oleh kedua pelaku.

Sedangkan sepeda motor korban sendiri ternyata telah dipreteli guna menghilangkan jejak.

"Keduanya saat ini masih kami tahan guna kepentingan penyelidikan. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 dan 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved