Berita Pati

Penanganan Pasca Banjir Bandang di Pati, Haryanto Utamakan Suplai Kebutuhan Sehari-hari Masyarakat

Bupati Haryanto memimpin rapat tanggap bencana lintas sektoral di Ruang Joyokusumo.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Prokompim Setda Kabupaten Pati
Bupati Haryanto memimpin rapat tanggap bencana lintas sektoral di Ruang Joyokusumo Sekretariat Daerah kabupaten Pati, Jumat (15/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Haryanto didampingi Wakil Bupati Saiful Arifin memimpin rapat tanggap bencana lintas sektoral di Ruang Joyokusumo Sekretariat Daerah kabupaten Pati, Jumat (15/7/2022).

Berbagai langkah sistematis dan cepat dicanangkan untuk mengatasi dampak banjir bandang di Kecamatan Margoyoso dan Pati. 

Bupati Pati Haryanto menekankan bahwa penanganan saat ini yang harus dilakukan adalah memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari, mengingat kondisi di lapangan banyak masyarakat korban banjir tinggal di pengungsian dengan kondisi seadanya. 

Selain tidak bisa beristirahat dengan baik, warga terdampak banjir tersebut juga tidak bisa memasak. Bahkan pakaiannya pun hanyut tersapu banjir.

“Setelah melihat kondisi di lapangan di sana, memang kita sangat prihatin. Kita harus menyelesaikan satu per satu. Yang utama ini adalah tentang bagaimana orang-orang itu yang tidak punya tempat tinggal, tidak bisa memasak. Yang jelas kita utamakan adalah kebutuhan sehari-hari. Kesehatannya bagaimana, harus kita perhatikan. Karena ini tidak bisa sehari dua hari, penyelesaian itu bisa berminggu-minggu. Karena berkaitan dengan infrastruktur yang ada," kata Haryanto dalam keterangan tertulis pada Tribunjateng.com.

Haryanto mengajak seluruh elemen agar bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak banjir dengan menyediakan kebutuhan makan, minum, serta air bersih setiap harinya.

Selain itu, ia juga akan mengerahkan armada untuk mengangkut sisa-sisa lumpur dan sampah dari permukiman warga. 

“Nanti ada armada pemadam kebakaran juga dikerahkan, dari PMI juga disiapkan dalam rangka untuk membantu pembersihan rumah itu, juga sekaligus membantu membersihkan jalan-jalan yang terkena lumpur dan tidak bisa dilewati,” ujar dia. 

Haryanto berpesan agar nantinya distribusi bantuan ini dilakukan dengan tepat sasaran sesuai data yang ada.

“Nanti kita inventarisasi, karena bantuan itu akan menjadikan kecemburuan jika tidak tepat sasaran. Jangan sampai yang rumahnya rusak ringan malah dapat banyak, yang rusak berat malah tidak dapat. Jadi nanti kita klasifikasikan," tutur dia. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved