Kota Pekalongan

Pemkot dan DPRD Kota Pekalongan Bahas Raperda Batik TV dan Penanaman Modal 

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan pengantar dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)

Dinkominfo Kota Pekalongan 
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid sedang menyampaikan pengantar dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pekalongan,  Kamis (14/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,PEKALONGAN -- Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan pengantar dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pekalongan, pada Kamis (14/7/2022).

Raperda tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Batik TV dan Raperda tentang Penanaman Modal.

Dua raperda itu dijadwalkan akan dibahas pada masa sidang tahun 2022. 

Aaf, sapaan akrab wali kota mengatakan, pertama tentang LPPL Batik TV yang didirikan untuk jasa penyiaran televisi. 

Lembaga tersebut bersifat independen, netral, dan tidak komersial. 

Fungsinya sebagai media informasi, pendidikan, kebudayaan, hiburan, kontrol sosial, perekat sosial, ekonomi, wahana pencerahan, dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat.

"Melalui LPPL Batik TV ini, dimaksudkan agar mampu memperkokoh keutuhan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menampilkan kebanggaan Kota Pekalongan dan Indonesia

Mewujudkan keterbukaan informasi publik, meningkatkan perekonomian Kota Pekalongan, serta memelihara dan mengembangkan kesenian dan kebudayaan," kata Aaf dalam rilis yang diterima tribunjateng.com. 

Aaf mengatakan, kedu tentang penanaman modal. 

Penanaman modal menjadi faktor penggerak perekonomian di Kota Pekalongan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved