Berita Pekalongan

Kronologi Brigadir DH Aniaya 2 Pemuda di Pekalongan Urusan Obat Keras dengan Adik Ipar

Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria menyampaikan, pemukulan dan penganiayaan tersebut, berada di jalan raya Bojong-Wiradesa, tepatnya di Desa

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Keluarga Alfin yang dijadikan tersangka kasus penganiyaan dan pemukulan oleh oknum polisi Polres Batang Brigadir DH mendatangi Polres Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria menyampaikan, pemukulan dan penganiayaan tersebut, berada di jalan raya Bojong-Wiradesa, tepatnya di Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Minggu (24/7/2022) malam sekitar pukul 22.30.

Arief menceritakan, pemukulan itu terjadi lantaran rumah mertua Brigadir DH didatangi sepuluh pemuda, pada malam hari. Mereka mengetuk pintu dan ada yang melempar batu.

Brigadir DH yang ada di rumah itu, karena baru saja melangsungkan pernikahan dengan salah satu anak perempuan di rumah itu, pun keluar.

Baca juga: Anggota Polisi di Batang Aniaya 2 Pemuda yang Ingin Tagih Utang

"Itu pas malam pertama, seusai Brigadir DH menikah,” katanya.

Oleh karena merasa terganggu, Brigadir DH ini keluar rumah dan mengejar pemuda-pemudi tersebut.

"Dari 10 pemuda yang kabur, satu orang berhasil diamankan Brigadir DH," ucapnya.

Arief menceritakan, setelah mendengar satu temannya diamankan, kelima pemuda kembali dan mengeroyok Brigadir DH.

Saat warga setempat mulai berdatangan, kelima orang tersebut kabur dan dua orang masih tertinggal. Setelah itu, terjadilah seperti di dalam video yang tersebar di media sosial.

Dalam penyelidikan Polres Pekalongan, ternyata sepuluh pemuda itu mendatangi rumah itu untuk urusan dengan adik ipar Brigadir DH.

"Jadi, permasalahan sebenarnya dengan adik iparnya. Mau menagih obat keras, yang nilainya Rp 450 ribu," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, Brigadir DH melapor ke Polsek Bojong.

“Dari hasil pemeriksaan sementara ini, kami menetapkan dua tersangka. Untuk sisanya dalam pengejaran," jelasnya. (dro/tribun jateng cetak)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved