Berita Karanganyar

Cerita Pemilik Pangkalan Gas Melon di Karanganyar: Nggak Sampai Sehari Langsung Habis

Pemilik pangkalan gas elpiji 3 kg di Karanganyar biasanya mendapatkan kiriman gas melon dari agen dua minggu sekali yakni setiap Senin dan Kamis.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Pemilik pangkalan di Kabupaten Karanganyar, Sunarnyo sedang menata tabung gas elpiji 3 kilogram, Jumat (12/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebuah pangkalan gas elpiji 3 Kg di Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar selalu kehabisan stok tak lama setelah mendapatkan dikiriman dari agen.

Pemilik pangkalan, Sunarnyo menyampaikan, pihaknya biasanya mendapatkan kiriman gas melon dari agen dua minggu sekali yakni setiap Senin dan Kamis.

"Dapat 60 tabung setiap kali kiriman."

Baca juga: Prima Dan Adelia Terpilih Sebagai Putra Putri Lawu Duta Wisata Karanganyar

Baca juga: Peraih Medali Perunggu ASEAN Para Games Asal Karanganyar Ini Awal Karir Pakai Raket Pemberian Orang

Baca juga: Bupati Karanganyar Dorong Pemprov Sediakan Kantong Parkir dan Shelter UMKM di Tawangmangu

Baca juga: Disarpus Karanganyar Gelar Nonton Bareng Film Perjuangan Sekaligus Sosialisasi Layanan ePusda

"Nggak sampai sehari langsung habis."

"Mobil kiriman datang, ngedrop tidak lama langsung habis."

"Karena warga sudah antre," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (12/8/2022).

Bahkan beberapa warga yang antre saat ada kiriman dari agen ada yang tidak mendapatkan jatah karena stoknya yang terbatas.

Dia menuturkan, saat ini stok gas di pangkalan habis dan menunggu kiriman kembali pada Senin pekan depan.

Dia mengungkapkan, permintaan terhadap gas melon cukup tinggi selama sebulan terakhir, akan tetapi jumlah pasokan tetap normal.

"Banyak warga yang tanya (cari gas melon) tapi stoknya habis," ucapnya.

Warga setempat, Wongso mengatakan, terpaksa beralih menggunakan gas non subsidi karena selalu kehabisan ketika membeli ke toko.

"Beralih ke gas pink (non subsidi) sudah sebulan terakhir ini."

"Carinya susah, selalu kehabisan," ungkapnya.

Sebelumnya dia menggunakan gas melon untuk kebutuhan sehari-hari seperti masak dan usaha angkringan. (*)

Baca juga: Pertalite Mulai Dibatasi di Purwokerto? Warga: Tak Biasanya Antrean Mengular Panjang di SPBU

Baca juga: Ini Dua Motor Anyar Honda, Jadi Gacoan AHM di Pameran Otomotif GIIAS 2022

Baca juga: Warga Komentari Mukti Agung Wibowo Ditangkap KPK, Soroti Slogan Pemalang Aman

Baca juga: Mansyur Hidayat Plh Bupati Pemalang, Arahan Langsung Gubernur Ganjar Pranowo

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved