Berita Kudus

Disdikpora Kudus Petakan Sekolah Inklusi  Jenjang SD dan SMP

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mulai melakukan pemetaan sekolah inklusi pada tahun ini

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Bupati Kudus HM Hartopo didampingi Kepala Disdikpora Kudus, Harjuna Widada saat peluncuran sekolah coding di SMP1 Muhammadiyah Kudus, Senin (21/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mulai melakukan pemetaan sekolah inklusi pada tahun ini.

Pemetaan tersebut menyasar 423 sekolah dasar (SD) dan 52 sekolah menengah pertama (SMP), untuk mempersiapkan pemerataan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus pada 2023 mendatang.
 
Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada melalui Kasi Kurikulum Afri Shofianingrum mengatakan, pemetaan dilakukan ke semua sekolah untuk mengidentifikasi siswa berkebutuhan khusus.

Nantinya, lanjut dia, Disdikpora bakal melakukan pendampingan bersama UPT Diksus Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan pembekalan dasar guru pendamping.

"Program inklusi ini akan kami siapkan untuk 2023. Saat ini diharapkan sekolah bisa menampung siswa berkebutuhan khusus, namun tidak semua jenis kekhususan, yang bisa ditampung dengan kondisi ringan," terangnya, Selasa (16/8/2022).

Dia berharap, pemetaan selesai pada tahun ini agar bisa segera disiapkan tenaga pendampingan di tiap-tiap sekolah.

Menurutnya, siswa berkebutuhan khusus harus mendapatkan penanganan yang khusus pula.

Nantinya, lanjut dia, setiap sekolah harus tersedia tenaga pendidik yang berkompeten, untuk mendampingi siswa berkebutuhan khusus, sedangkan siswa dengan tingkat kebutuhan khusus kategori berat diarahkan masuk ke sekolah luar biasa (SLB).

"Di Kudus ada 5 Sekolah Luar Biasa (SLB). Setelah pemetaan, program bisa dijalankan untuk memberikan pelayanan lebih prima kepada siswa berkebutuhan khusus dan siswa pada umumnya," tutur dia. (Sam)

Baca juga: Inilah Tema Hari Jadi ke 400 Kabupaten Pekalongan

Baca juga: Suporter Ingin Kapten Wallace Costa Kembali ke PSIS Semarang, Apa Alie Sesay Tidak Cukup Kuat?

Baca juga: KKN Unissula Solutif Atasi Problematika di Lapangan

Baca juga: 20 Peserta Bersaing di Grand Final Duta GenRe Kabupaten Tegal 2022

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved