Berita Karanganyar

Kantor Pos Karanganyar Salurkan BLT BBM Secara Door To Door

Pihak Kantor Pos Karanganyar melakukan penyaluran bantuan langsung tunai BBM secara door to door. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pihak Kantor Pos Karanganyar melakukan penyaluran bantuan langsung tunai BBM secara door to door

Dari pantauan di Desa Pojok Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, terlihat petugas pos didampingi perangkat desa setempat mendatangi rumah warga untuk menyalurkan bantuan. 

Kepala Kantor Pos Karanganyar, Luluk Maulidia, menyampaikan, penyaluran bantuan secara door to door dilakukan sesuai arahan dari kantor pos pusat yang meminta agar dilakukan penyaluran bantuan ke rumah warga sembari menunggu hasil koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) terkait waktu dan titik penyaluran bantuan secara serentak.

Dia menuturkan, sudah ada 43 KPM yang menerima bantuan yang disalurkan secara door to door sejak kemarin. Mereka tinggal di wilayah Kecamatan Jumantono dan Mojogedang. 

"Persiapan saat ini kami masih proses cetak (undangan), karena awalnya bantuan subsidi BBM, ternyata ada tambahan lagi (BLT) sembako September (periode). Jadi nanti total menerima Rp 500 ribu. BLT BBM Rp 300 ribu dan BLT sembako Rp 200 ribu," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (7/9/2022). 

Penyaluran bantuan secara door to door akan terus dilakukan sembari menunggu hasil koordinasi dengan Dinsos soal jadwal dan lokasi penyaluran bantuan.

Tercatat ada 54.900 KPM yang menerima BTL BBM di wilayah Kabupaten Karanganyar kecuali KPM yang tinggal di wilayah Kecamatan Gondangrejo, Jaten dan Colomadu. Penyaluran bantuan di tiga kecamatan tersebut dilakukan oleh Kantor Pos Solo. 

Luluk menerangkan, BLT BBM senilai Rp 600 ribu direncanakan disalurkan dalam dua tahap yakni September dan Desember. Masing-masing tahap disalurkan bantuan senilai Rp 300 ribu.

Terkait teknis penyaluran bantuan, lanjutnya, akan diarahkan di masing-masing desa supaya mendekatkan penerima bantuan. Di sisi lain apabila penyaluran bantuan di pusatkan di kantor pos dikhawatirkan akan terjadi kepadatan dan kemacetan karena lokasinya berdekatan dengan jalan raya. 

"Saat ini koordinasi dulu terkait penyebaran undangan dan lokasi, besok kita koordinasi dengan Dinsos, TKSK dan pendamping PKH untuk penetapan jadwal dan lokasi," jelasnya. 

Penerima bantuan nantinya cukup membawa KTP dan undangan asli saat mengambil bantuan. Pengambilan bantuan bisa diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih 1 KK dengan membawa undangan, KTP dan KK asli. 

Penerima bantuan warga Desa Pojok, Surip senang mendapatkan bantuan senilai Rp 500 ribu. Bantuan tersebut akan digunakan untuk membeli kebutuha  sehari-hari 

"Buat beli sayur, buat beli beras, apa saja," ungapnya (Ais).

Baca juga: Minimnya Jumlah SPKLU di Jateng Jadi Kendala Mobil Listrik, Djuanda Harus Nunggu Berjam-jam

Baca juga: Empat Barang Bukti Penganiayaan yang Tewaskan Santri di Ponpes Gontor, Ada Tongkat yang Patah

Baca juga: Suharso Monoarfa Dicabut Jadi Ketum PPP, Ini Tanggapan Ketua DPC Purbalingga Menjelang Pemilu 2024

Baca juga: Rencana Erik Ten Hag Terhadap Ronaldo di Manchester United Diduga Memang Bukan Untuk Liga Inggris

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved