Berita Salatiga
Guru Salatiga Menulis, Sinoeng N Rachmadi: Bad Mood Bukan Alasan Membangun Minat
Sinoeng menjelaskan bahwa menulis itu akan memberikan sebuah pencerahan tidak hanya diri sendiri, namun juga untuk orang lain.
Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: deni setiawan
Sinoeng menambahkan, dengan menulis akan bisa menuangkan sebuah gagasan, ide, cerita, pengalaman berupa narasi maupun numerik dari hasil pengamatan atau observasi yang dilakukan.
“Kami juga akan mendorong dan memberikan ruang kepada anak-anak untuk menulis, tak hanya guru,” katanya.
Baca juga: Didatangi Tim KPK, Pj Wali Kota Salatiga: Ini Momentum Sangat Baik
Tidak hanya menulis status story telling di media sosial, namun mewartakan sebuah keadaan atau kondisi serta memberikan rangsangan bagaimana kondisi yang semestinya dan langkah yang konkret untuk dilakukan.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Salatiga, Nunuk Dartini mengatakan, Salatiga Menulis ini diikuti oleh puluhan guru.
Pesertanya adalah guru-guru di Kota Salatiga dan siapapun yang berminat dalam menulis.
“Kegiatan ini dalam rangka untuk membangkitkan minat, keinginan, dan menfasilitasi teman-teman yang hobi menulis serta memotivasi mereka untuk menulis,” kata Nunuk kepada Tribunjateng.com, Kamis (8/9/2022).
Kegiatan ini bertujuan untuk memahami literasi, memberikan kesempatan, memberikan bekal agar terbiasa menulis yang baik sesuai dengan kaidah yang ada. (*)
Baca juga: UPDATE Harga Cabai di Kota Semarang, Mayoritas Turun Rp 15 Ribu, Dua Hari Sempat Meroket
Baca juga: Warga Pusponjolo Tetap Tolak Jembatan Dibongkar, Agung: Mestinya Pemkot Semarang Berterima Kasih
Baca juga: Mahasiswa Solo Raya Demo Minta Pemerintah Turunkan Harga BBM di Depan DPRD, Beri Waktu 2 Hari
Baca juga: Ketua RT dan RW Dapat Jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan