Berita Pekalongan

Ini Kata Wabup Pekalongan Riswadi saat Temui Mahasiswa yang Demo Terkait Kenaikan Harga BBM

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam PMII Pekalongan melakukan unjuk rasa.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wakil Bupati Pekalongan Riswadi saat menemui mahasiswa di aula Setda lantai 1 Pemkab Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam PMII Pekalongan melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Pekalongan, Kamis (8/9/2022). Mereka menolak terkait kenaikan harga BBM.

Saat melakukan orasi di depan kantor Bupati Pekalongan, mereka ditemui oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun, Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar dan didampingi oleh Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, serta Dandim 0710 Pekalongan Letkol Infanteri Rizky Aditya.

Kemudian, para mahasiswa diperbolehkan masuk ke dalam kantor bupati Pekalongan dan ditemui langsung oleh Wakil Bupati Pekalongan Riswadi di aula Setda lantai 1 Pemkab Pekalongan.

Di dalam aula lantai 1 Setda Pekalongan, para mahasiswa meminta kepada Wakil Bupati juga menghadirkan Bupati Pekalongan melalui video call.

Wabup Pekalongan Riswadi mengatakan, saat ini Bupati Pekalongan Fadia Arafiq masih sakit dan dirawat di Jakarta.

"Adik-adik, kalau kami memaksa video call, karena itu hal privasi dik, jadi secara pribadi itu tidak etis. Namun demikian, saya mohon adik-adik memahami hal itu," kata Wakil Bupati Pekalongan Riswadi.

Menurut Riswadi, apabila ada hal yang urgent dan harus ketemu bupati, pihaknya meminta kepada mahasiswa untuk menunggu Bupati Pekalongan sembuh dulu.

"Apabila bupati berhalangan hadir, kehadiran wakil bupati itu sama."

"Hari ini bupati sakit, masak aku ngoprak-ngoprak wong loro. Secara pribadi itu kurang etis. Tapi ini, coba saya hubungi bupati," ujarnya.

Karena tidak bisa menghadirkan Bupati Pekalongan melalui video call, para mahasiswa akan menggelar unjuk rasa jilid kedua dengan jumlah peserta aksi yang lebih banyak dari aksi kali ini

"Saya ucapkan terimakasih kepada Wakil Bupati, ketua DPRD, Kapolres, Dandim, yang sudah menyambut para peserta unjuk rasa."

"Akan tetapi, kami akan menggelar aksi unjuk rasa jilid kedua dengan massa lebih banyak dibandingkan hari ini," kata Riril kabid agama PC PMII Pekalongan.

Dalam orasinya, aksi jilid kedua ini nantinya akan lebih massanya dibandingkan aksi unjuk rasa kali ini.

"Untuk waktu dan tanggal, cabang akan menginstruksikan. Aksinya jilid kedua ini massa sekitar 1.000 jiwa."

"Inilah salam pembuka PC PMII Pekalongan di Kabupaten Pekalongan," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved