Berita Batang

Duh, Proyek Jembatan Sipung Batang Minus Target 32 Persen, Alasan DPUPR Karena Rob

Proyek Jembatan Sipung itu berada di jalan utama yang menghubungkan Pelabuhan Batang dan Desa Karangasem Utara ke pusat kota Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Potret pengerjaan Jembatan Sipung Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Progres pembangunan Jembatan Sipung Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang saat ini masih mencapai 52,66 persen.

Proyek tersebut mengalami keterlambatan 32 persen dimana seharusnya sudah mencapai 85,43 persen.

Jembatan Sipung itu berada di jalan utama yang menghubungkan Pelabuhan Batang dan Desa Karangasem Utara ke pusat kota Batang.

Baca juga: Korban Guru Agama Cabul di Batang Capai 40 Siswi, Kasatreskrim: Tersangka Seorang Hiperseks!

Baca juga: Tingkatkan SDM, Pemkab Batang Berikan Bimtek Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan Bagi ASN

Baca juga: Guru Cabul di Batang Ini Bagi Korban ke 3 Kelompok, Perbuatan Bejat Dilakukan di Kelas hingga Gudang

Baca juga: Cara Lain Batang Coffee Kenalkan Kopi Lokal, Rutin Bikin Kelas Roasting, Kali Ini Diikuti 6 Barista

Sehingga lalu lintas masyarakat harus dialihkan sementara melewati perkampungan atau memutar lebih jauh melalui jalan Pantai Sigandu.

Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono mengatakan, penyebab keterlambatan lantaran terkendala naiknya rob yang masih belum bisa diatasi secara maksimal.

"Salah satu penyebabnya adalah rob, dimana galian kisdam di sana kalau rob tinggi bisa masuk ke dalam kisdam," terang Endro kepada Tribunjateng.com, Minggu (11/9/2022).

Meski begitu, pihaknya masih optimis proyek tersebut selesai tepat waktu.

Pengerjaan sisi selatan sudah selesai, sementara sisi utara dipastikan selesai akhir September 2022. 

Pengerjaan saat ini baru pada bagian tiang penyangga jembatan.

Baru selanjutnya menginjak pengerjaan lantai jembatan.

"Kami masih optimis selesai tepat waktu."

"Insya Allah 20 Oktober 2022 selesai, kalau melebihi batas waktu bisa dilakukan perpanjangan 50 hari," pungkasnya. (*)

Baca juga: Nazal Mustofa Kecewa, Persipa Pati Lepas Target di Kandang, Ditahan Imbang FC Bekasi City

Baca juga: Konter HP di Jalan Sokajati Purwokerto Digerebek Polisi, Ternyata Selama Ini Jual Pil Koplo

Baca juga: Ibu dan Anak Terlempar ke Sungai Pemali Brebes, Kecelakaan Becak Diserempet Truk, Ini Kronologisnya

Baca juga: Wasit Dituduh Berat Sebelah, Laga PSM Makassar Vs Persebaya Surabaya Diprotes Bernardo Tavares

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved