Guru Berkarya
Penerapan Permainan Cari Jejak Tingkatkan Hasil Belajar IPA
Literasi saat ini telah menjadi salah satu kompetensi atas keberhasilan penerapan suatu kurikulum.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Siswa baru mampu mengetahui suatu konteks materi pelajaran khususnya pada muatan pelajaran IPA, namun belum mampu menganalisis dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada serta memberi keputusan secara saintifik.
Oleh karena itu, perlu diterapkan suatu pembelajaran yang inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan dalam rangka meningkatkan kompetensi literasi sains siswa, salah satunya melalui inovasi Permainan edukatif “cari jejak‟ yang diintegrasikan dengan sintaks-sintaks problem based learning.
Permainan pada umumnya merupakan sarana yang tepat untuk memperoleh kesenangan.
Maka dari itu, konsep permainan edukatif itu sendiri adalah sarana pendidikan yang menghibur dan menyenangkan.
Permainan edukatif merupakan bentuk permainan yang dapat memberikan manfaat dalam pengalaman belajar atau pendidikan kepada anak-anak sebagai pemainnya (Veronica, 2018).
Permainan edukatif memiliki manfaat sebagai alat pembelajaran dan pengembangan keterampilan (Belloti et al., dalam Abbott, 2019).
Salah satu model pembelajaran ilmiah yang sesuai dengan tujuan tersebut adalah model Problem Based Learning tahu PBL. PBL merupakan suatu model pembelajaran yang menggunakan masalah kontekstual sebagai upaya untuk merangsang rasa ingin tahu siswa, sehingga mereka dapat termotivasi dalam mencari informasi untuk memecahkan permasalahan tersebut.
Model PBL memiliki sintaks yang dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan literasi sainsnya.
Lima sintaks PBL adalah orientasi siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individual atau kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan menganalisis dan mengevaluasi hasil karya.
Melalui penerapan permainan edukatif “cari jejak” berbasis PBL, hasil belajar muatan IPA siswa kelas VI meningkat serta siswa mampu menjelaskan suatu fenomena secara ilmiah dari permasalahan yang diungkapkan oleh guru, siswa mampu merancang dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah tentang suatu permasalahan yang ada.
Selain itu, siswa pun mampu menafsirkan data dan menarik kesimpulan dengan tepat. Melalui penerapan permainan edukatif “cari jejak” PBL terbukti meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa, Ketuntasan klasikal siswa mencapai 91 persen.
Motivasi belajar siswa meningkat,siswa belajar menghadapi tantangan dan menyelesaikan tugas dengan tepat waktu.(*)