Berita Solo

Samin Pasrah Dengar Penjelasan BI tentang Uangnya yang Hancur Dimakan Rayap, Rencana Haji Tertunda

Hatinya Samin sedih dan kalut melihat uang yang ia kumpulkan selama 2,5 tahun remuk dimakan rayap

Editor: muslimah
TribunJateng.com/Muhammad Sholekan
Samin (53) menunjukkan uang yang dimakan rayap miliknya, Selasa (13/9/2022). 

Samin telah berniat mendaftar untuk naik haji sejak 2,5 tahun silam.

Tapi nasib berkata lain, uang yang ditabungnya dengan nominal hampir mencapai Rp50 juta rusak gegara rayap.

"Saya nyimpan sudah 2,5 tahun. Keinginan bongkar (celengan) sudah 3 hari yang lalu karena uangnya sudah penuh, terus (rencana) dibuat daftar (haji)," kata dia, kepada TribunSolo.com, Selasa (13/9/2022). 

Uang tabungan Samin memang sengaja disimpan di celengan plastik oleh dirinya.

Dia beralasan tak mau bolak-balik ke bank untuk menyetorkan uang.

Menurutnya, ketika uang tabungannya sudah cukup, barulah uang itu akan digunakan untuk mendaftar haji. 

"Dibuat daftar haji, setiap hari nabung Rp100 ribu, kalau nggak Rp 200 ribu setiap harinya," jelasnya. 

Keinginan mendaftar haji sudah sejak lama ingin dilakukan oleh Samin.

Namun, dia mengaku selalu mendapat cobaan.

"Dulu tahun 2008 kaki saya kena ledakan kompor dan harus mengeluarkan uang puluhan juta untuk pengobatan," ujarnya. 

"Saya bangkit, saya punya rejeki, harus giat bekerja kumpulkan uang untuk haji ini," jelasnya. 

Di sisi lain, Samin masih bersyukur karena setengah uang miliknya masih bisa diselamatkan.

Selama ini dia mengumpulkan uang hingga berjumlah Rp100 juta. 

"Ini masih ada sisa sekitar Rp50 juta yang masih bisa diselamatkan," ungkapnya. 

Uang sekitar Rp100 juta itu rencananya bakal digunakan mendaftar haji sebanyak empat orang. Yakni dirinya, sang istri dan kedua anaknya.

Dia pun pasrah dan ikhlas apabila nantinya uang itu hanya bisa digunakan naik haji anak-anaknya.

"Rencananya untuk saya, istri dan kedua anak saya. Kalau saya nggak bisa naik, ya biar anak-anak saya," ungkapnya. 

Raut Muram Tak Bisa Hilang

Raut muram terus bergelayut di wajah Samin, penjaga sekolah SD Negeri Lojiwetan.

Matanya terus memandang uang kertas yang sudah tak berbentuk simetris lagi di kardus.

Ya, uang miliknya yang sudah dikumpulkan sejak 2,5 tahun terakhir rusak dimakan rayap.

Tak sedikit jumlah uangnya yang rusak.

Samin mengaku uang yang rusak itu mencapai nominal puluhan juta.

Selama ini, uang tabungan itu dia simpan dalam sebuah celengan plastik.

"Tadi pagi jam 9 pagi istri saya mau masukin uang kok enteng padahal biasanya berat," kata Samin, kepada TribunSolo.com, Selasa (13/9/2022).

Begitu melihat banyak rayap, Samin segera membuka celengan plastiknya.

Seolah tak percaya dan syok, dia menemukan uang yang disimpannya itu sudah tak berbentuk.

Tak ada kata-kata yang bisa dikeluarkan dari mulutnya mendapati kejadian itu.

Apalagi uang yang rusak itu mencapai jumlah Rp50 juta.

Meski demikian, dia masih bersyukur karena uang lainnya masih bisa diselamatkan.

"Ada sekitar Rp 100 juta uang yang disimpan. Uang dimakan rayap sekitar Rp 50 juta, alhamdulillah lainnya masih ada yang selamat," ucapnya.

Setiap harinya, Samin bercerita menabung kurang lebih Rp 100 ribu.

Uang itu dia dapat dari hasil berjualan di sekolah dan gaji menjadi Tenaga Kerja dengan Perjanjian Kontrak (TKPK).

"Ngumpulin uang setiap hari dari hasil jualan," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Uang Puluhan Juta Milik Warga Solo Lenyap Dimakan Rayap, Wali Kota Gibran : Disimpan di Bank Saja

Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved