Berita Semarang
Pedagang di Semarang Kelabakan Cari Pasokan Gas Elpiji 3 Kilogram
Pedagang di Kota Semarang kebingungan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram, hingga membuat pelanggan kelabakan.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
Menurutnya, penurunan bahkan sampai 60 persen dari biasanya.
Sedangkan di tengah penurunan tersebut dia mengaku terjadi kenaikan harga Rp 2.000, sehingga harga yang ia dapatkan dari agen Rp 17.500.
"Sebelumnya Rp 15.500. Naiknya sudah sejak bulan-bulan terakhir ini.
Permintaan sekarang juga sering kosong, sejak tiga hari lalu. Sekarang dikasihnya 10-12 tabung saja per hari," terangnya.
Menurut Setia Budi, minimnya pasokan membuat para pembeli resah.
"Kalau harganya naik, konsumen tidak masalah: yang penting barangnya harus ada. Mereka resah kalau barangnya tidak ada," ungkapnya.
Adapun dia menyebutkan, gas non subsidi 5,5 kilogram sendiri di tokonya jarang ada yang beli sehingga ia juga enggan untuk menyediakan.
Sedangkan bright gas 12 kilogram, ia mengaku tak begitu laku sehingga ia menyediakan beberapa saja.
"Pembeli gas 12 kilogram hanya satu dua orang saja," imbuhnya. (idy)