Kerusuhan di Kanjuruhan Malang

Valentino Jebret Simanjuntak Merasa Berdosa Sering Menyerukan Ajakan Nonton Sepak Bola di Stadion

Valentino Jebret Simanjuntak Merasa Berdosa Sering Menyerukan Ajakan Nonton Sepak Bola di Stadion

Penulis: fachri | Editor: galih permadi
TWITTER/VALENTINO SIMANJUNTAK
Valentino Jebret Simanjuntak Merasa Berdosa Sering Menyerukan Ajakan Nonton Sepak Bola di Stadion 

Valentino Jebret Simanjuntak Merasa Berdosa Sering Menyerukan Ajakan Nonton Sepak Bola di Stadion

TRIBUNJATENG.COM - Host dan komentator, Valentino Simanjuntak menyesal sering menyuarakan ajakan menonton sepak bola di stadion.

Komentator yang terkenal lewat istilah 'jebret' ini mengaku trauma.

Kerusuhan Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, sepertinya membekas di hati Valentino.

Valentino Simanjuntak
Valentino Simanjuntak (BOLASPORT.COM/TRI MEILINA)

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, Jadi Momen Perdamaian Suporter Persis Solo - PSIM Yogya

Baca juga: Arema FC Dapat Sanksi Berlapis, Tak Cuma Didenda Rp 250 Juta, Buntut Tragedi Kanjuruhan Malang

Baca juga: Jadwal Liga Champions Pekan Ini Inter Milan Vs Barcelona, Chelsea Vs AC Milan hingga Benfica Vs PSG

Baca juga: Jadwal PSIS Semarang Vs Bhayangkara FC Liga 1 2022, Diundur Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Apalagi, Valentino merupakan host dan komentator acara sepak bola Liga 1 2022.

Valentino juga mengaku mundur sebagai host dan komentator setelah kerusuhan di Kanjuruhan, Malang, Minggu (1/10/2022).

Kebetulan saat itu Valent yang bertugas menjadi komentator laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya.

Dia tidak menyangka kerusuhan akan terjadi di laga bertajuk Derby Jawa Timur tersebut.

"Bahwa saya sebagai bagian dari insan sepakbola nasional merasa prihatin dan sedih yang mengakibatkan semangat/hasrat untuk berpartisipasi dalam program BRI Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah saya sebagai host dan komentator program sepakbola," tulis Valentino Simanjuntak.

"Bahwa saya menyampaikan pengunduran diri sebagai host dan komentator program BRI Liga 1 2022/2023 terhitung sejak 2 Oktober 2022," imbuhnya.

Valentino Simanjuntak mengatakan bahwa sikap tersebut juga sebagai bentuk rasa sempati dan empati kepada korban serta seluruh insan sepakbola nasional.

Menurut dia, sepak bola semestinya menjadi wadah bagi semua orang untuk melakukan hal baik, terlepas dari rivalitas di lapangan.

"Menyaksikan pertandingan sepakbola sejatinya dapat menjadi sarana hiburan, pengaplikasian nilai rivalitas sportif, sekaligus menjadi momen silaturahmi sebagai alat pemersatu bangsa," sambungnya.

Suasana saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.
Suasana saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. (AP/Yudha Prabowo)

Pada Selasa (4/10/2022), Valentino Simanjuntak kembali mengklarifikasi keputusannya mundur sebagai komentator Liga 1 2022-2023 di podcast Deddy Corbuzier.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved