Berita Pekalongan

Majukan Pembangunan Pekalongan, Inggit Soraya Ajak Wanita Berani Tampil

Ketangguhan wanita dapat dilihat melalui sikap, perilaku dan ucapannya.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Dok. Kominfo Kota Pekalongan
Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan sambutan di acara pelatihan public speaking yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA), di ruang Jlamprang, Senin (17/10/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Ketangguhan wanita dapat dilihat melalui sikap, perilaku dan ucapannya.

Beranggotakan wanita, Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Pekalongan mendapat pelatihan public speaking yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA), di ruang Jlamprang, Senin (17/10/2022).

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengungkapkan, bahwa perlu adanya pelatihan public speaking bagi seluruh anggota pengurusnya, untuk dijadikan modal dasar karena intensitas bersosialisasi dan berkomunikasi dengan banyak orang.

"Ada beberapa etika yang harus diperhatikan untuk kita berbicara ini, kalau tidak bisa menerapkan etikanya ini bisa menjadi sesuatu kesalahan," kata Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan sambutan di acara pelatihan public speaking yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA), di ruang Jlamprang, Senin (17/10/2022).
Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan sambutan di acara pelatihan public speaking yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA), di ruang Jlamprang, Senin (17/10/2022). (Dok. Kominfo Kota Pekalongan)

Inggit juga memberikan tips bagaimana menjaga sikap dan perilaku, ketika berbicara di depan umum yaitu dengan selalu tersenyum bagaimanapun kondisi dan situasi.

"Kemudian, pandai menguasai keadaan untuk membentuk rasa percaya diri dan menenangkan diri ketika berkomunikasi dengan khalayak umum," imbuhnya.

Sementara itu, narasumber pelatihan public speaking dari BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Martuti mengatakan, seorang wanita harus mampu menggunakan kemampuan berkomunikasinya untuk memberikan motivasi.

"Maju mundurnya suatu negara sangat ditentukan para wanita, sehingga suatu keniscayaan bahwa wanita harus mampu menjadi public speaker yang handal, dengan kata-kata kita bisa menggerakkan jutaan orang," katanya.

Martuti yakin dibawah kepemimpinan DWP dan PKK, wanita di kota Pekalongan akan menjadi tiang negara yang kokoh, cerdas, beretika sehingga dapat membawa kemajuan pembangunan dan keberkahan bagi kota Pekalongan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved