Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Soft Launching Waduk Cacaban Tegal Resmi Digelar, Ada Camping Ground dan Paket Wisata Menarik 

Salah satu objek wisata unggulan di Kab. Tegal, Waduk Cacaban, resmi soft lauching.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Suasana di area Objek Wisata Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Rabu (26/10/2022), saat berlangsung soft launching secara resmi. Saat ini pengunjung sudah bisa berwisata ke Waduk Cacaban dengan tarif yang ditentukan. 

Untuk harga tiket weekday (Senin-Jumat) dewasa Rp 4 ribu, dan anak-anak Rp 3 ribu per orang.

Jika ingin menikmati wahana perahu, maka biaya yang dikenakan yaitu Rp 15 ribu per orang. 

Suasana di area Objek Wisata Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Rabu (26/10/2022), saat berlangsung soft launching secara resmi. Saat ini pengunjung sudah bisa berwisata ke Waduk Cacaban dengan tarif yang ditentukan.
Suasana di area Objek Wisata Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Rabu (26/10/2022), saat berlangsung soft launching secara resmi. Saat ini pengunjung sudah bisa berwisata ke Waduk Cacaban dengan tarif yang ditentukan. (Tribun Jateng/Desta Leila Kartika)

"Tapi harga tiket ini masih bersifat sementara. Kedepannya akan kami sesuaikan lagi. Sedangkan harga tersebut sesuai Perda nomor 12 tahun 2021," ujarnya. 

Membahas mengenai tiket parkir, Uwes menuturkan saat pembukaan awal Sabtu lalu memang ada retribusi parkir Rp 2 ribu. 

Tapi karena setelah masuk kemudian parkir, malah tidak tertata dengan baik dan mengganggu kenyamanan pengunjung, ditambah tidak aman.

Akhirnya setelah melakukan koordinasi dengan Pokdarwis setempat, diputuskan sementara waktu tidak ada tarif parkir. 

Jadi pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk saja di pintu gerbang. 

Adapun Waduk Cacaban buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB sampai 21.00 WIB. 

"Kami sedang membuat formulasi agar keinginan Pokdarwis jalan atau tercukupi, tapi masyarakat (pengunjung) juga tidak merasa keberatan," tutur Uwes.

Sementara itu, Bupati Tegal, Umi Azizah,  mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR Dirjen Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, yang telah memfasilitasi proyek remedial Waduk Cacaban ini. 

Setelah sekian lama, bahkan puluhan tahun bangunan bendungan Waduk Cacaban ini belum pernah direvitalisasi dan kawasannya ditata secara keseluruhan.

Tentunya ini sangat menguntungkan dan membawa berkah, serta manfaat bagi masyarakat petani ataupun pelaku usaha pariwisata, khususnya warga sekitar yang mencari nafkah dan menggantungkan usahanya di Waduk Cacaban ini.

Sekali lagi, terima kasih Umi sampaikan kepada jajaran BBWS Pemali Juana yang juga telah menyerahkan pengelolaan sementara kawasan dermaga ini ke Pemerintah Kabupaten Tegal. 

Tanpa dukungan pembangunan dari pusat, tentunya Pemkab Tegal dari sisi anggaran belum tentu mampu menata spot kawasan wisata ini.

Suasana di area Objek Wisata Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Rabu (26/10/2022), saat berlangsung soft launching secara resmi. Saat ini pengunjung sudah bisa berwisata ke Waduk Cacaban dengan tarif yang ditentukan.
Suasana di area Objek Wisata Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Rabu (26/10/2022), saat berlangsung soft launching secara resmi. Saat ini pengunjung sudah bisa berwisata ke Waduk Cacaban dengan tarif yang ditentukan. (Tribun Jateng/Desta Leila Kartika)

"Ciptakan salam, sapa dan senyum ramah. Ini tugasnya Pokdarwis untuk bisa membina para pelaku usaha dan pekerja di sektor pariwisata. Jangan sampai ada pengunjung yang kapok datang kesini lagi karena ulah satu dua orang oknum karena menaikkan harga jual, misalnya makanan secara tidak wajar. Jadi tolong yang usaha kuliner, sertakan daftar harganya yang bisa dilihat calon konsumen," pesan Umi. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved