Berita Jepara
Warga Jepara Butuh Bibit Tanaman? Silakan Datang ke Kantor DLH, Syarat Gampang Dijamin Gratis
DLH Kabupaten Jepara telah menyiapkan 200 ribu bibit tanamanan yang akan dibagikan gratis kepada warga Jepara.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Lahan kritis menjadi persoalan serius di Kabupaten Jepara.
Untuk mengikisnya, Pemkab Jepara akan membagikan sejumlah bibit tanaman ke masyarakat.
Kepala DLH Kabupaten Jepara, Farikha Elida mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan 200 ribu bibit tanamanan yang akan dibagikan gratis kepada warga Jepara.
Diharapkan, melalui pembagian bibit tanaman ini masalah lahan kritis bisa teratasi.
Baca juga: Liga 2 Tidak Jelas Kapan Dimulai Lagi, Persijap Jepara Liburkan Pemain
Ratusan ribu bibit tanaman itu terdiri dari beragam jenis.
Seperti bibit pohon sengon, mahoni, hingga trembesi.
Juga bibit tanaman berbuah seperti rambutan, mangga, alpukat, durian, hingga matoa.
“Sudah mulai dibagikan kepada masyarakat."
"Yang mau minta silakan mengajukan kepada kami,” kata Elida kepada Tribunjateng.com, Sabtu (5/11/2022).
Baca juga: Kata Pj Bupati Jepara Seusai Jenguk IH, Bocah Korban Dianiaya Ayah Kandungnya, Kondisi Cukup Stabil
Baca juga: JELANG Pilkades Serentak di Jepara - 125 Ribu Surat Suara Sudah Siap Sebelum 14 November
Pihaknya berharap, masyarakat tidak perlu segan mengajukan permintaan bibit tanaman.
Pasalnya syaratnya mudah.
Surat pengajuan bisa dibuat secara ringkas atau ditulis tangan kepada DLH Kabupaten Jepara.
Peminta bibit tanaman ini juga harus dipastikan memiliki lahan yang siap ditanami.
Sehingga pemberian bibit tanaman dari DLH bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Baca juga: Seorang Ayah di Donorojo Jepara Menganiaya Anak Kandung, Dugaan Penyebabnya Diungkap
Pembagian bibit kepada warga, kata dia, termasuk upaya konservasi alam di kawasan Lereng Muria.
Seperti di Kecamatan Batealit, Bangsri, Kembang, Mayong, dan Keling.
Konservasi alam ini juga menyasar di kawasan pesisiran Kabupaten Jepara.
Adapun lokasi pengambilan bibit tanaman itu di Desa Krasak, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.
DLH memiliki lahan pembibitan seluas 1,8 hektare.
Beragam bibit jenis tanaman ada di sana. (*)
Baca juga: Tahap Seleksi PPPK Guru Sudah Dimulai, Karanganyar Tahun Ini Buka 548 Formasi, Segera Cek Syaratnya
Baca juga: Angka Covid-19 Naik Lagi di Kota Semarang, Sapras Kesehatan Kembali Jadi Sorotan, Ini Kata Mereka
Baca juga: Kembali Terjadi, Hiu Terdampar di Perairan Cilacap, Kondisinya Sudah Mati, Panjang Capai 9 Meter
Baca juga: 2 Tahun Guru Ngaji di Tuban Menyetubuhi Santri, Terbongkar Setelah Orangtua Korban Mengecek HP Anak