Berita Tegal

Nekat Curi Kapal dan Ditangkap Saat Hendak Menjual di Daerah Kendal, Kerugian Capai Rp 75 Juta

Satreskrim Polres Tegal berhasil mengungkap kasus tidak biasa yaitu pencurian kapal yang terjadi di Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Satreskrim Polres Tegal berhasil mengungkap kasus tidak biasa yaitu pencurian kapal yang terjadi di Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu.

Informasi tersebut disampaikan Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, dalam pers rilis kasus yang berlokasi di Halaman Mapolres Tegal, Selasa (29/11/2022) kemarin.

Adapun kronologi pencurian kapal dengan nama lambung Ikbal Jaya berjenis Sopek ini, berawal pada Senin (7/11/2022) sekitar pukul 18.10 WIB korban meminta izin sandar di area Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Setelah mendapat izin dari pemilik sandar, korban dan satu rekannya yang lain akhirnya pulang.

Kemudian keesokan harinya pada Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 21.00 WIB, korban kembali mengecek kapal dan masih berada di Sungai Ketiwon.

Lalu korban kembali lagi pada Rabu (9/11/2022) sekitar pukul 03.00 WIB salah satu saksi mengecek ke tempat sandar kapal, dan menemui bahwa kapal sudah tidak ada di tempat semula.

Kemudian pemilik kapal dan para saksi melaporkan kejadian pencurian tersebut kepada Polres Tegal.

"Setelah mendapat laporan, kami langsung bergerak dan menemukan kapal tersebut di wilayah Kendal saat hendak dijual oleh tersangka. Kerugian yang dialami korban ditafsir sebesar Rp 75 juta," jelas Kapolres Tegal, AKBP Arie, pada Tribunjateng.com, Selasa (29/11/2022).

Sementara modus tersangka yang diketahui bernama Aris Utomo dalam melancarkan aksi pencurian, yaitu awalnya mengintai kemudian menghidupkan mesin kapal dan membawa kabur ke wilayah Kabupaten Kendal. 

Tujuan tersangka, ingin memiliki kapal hasil curiannya dan hendak dijual supaya mendapat keuntungan.

Barang bukti yang berhasil ikut diamankan yaitu satu bendel surat keterangan tukang, dua buah slenger, satu buah kapal kayu warna merah dengan nama lambung Ikbal Jaya, dan tiga gulung jaring ikan.

"Pasal yang disangkakan yaitu pencurian sebagaima dimaksud dalam pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky, menambahkan pencurian kapal dilakukan pada pukul 03.00 WIB, di wilayah Sungai Ketiwon, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Setelah mendapat laporan adanya pencurian kapal, Satreskrim Polres Tegal langsung berkoordinasi dengan grup nelayan, dan dari situ mendapat informasi mengenai keberadaan kapal.

"Setelah kami melakukan koordinasi dengan grup nelayan, dari situlah kami mendapat informasi bahwa kapal hasil curian tersebut ada di Kendal dan hendak dijual oleh tersangka," pungkas Kasat Reskrim. (dta)

Baca juga: Berhasil Bongkar Korupsi BUMN, Erick Thohir Pemimpin yang Dibutuhkan

Baca juga: Gunakan Dana Hibah, KONI Kota Semarang Diminta Buat SOP

Baca juga: Desainer Nasional Hingga Lokal Tampilkan Ragam Kreasi Busana pada Wonderful Blora Fashion Festival

Baca juga: Kronologi Lengkap Video Viral Penemuan Bayi di Pekalongan Dimasukan ke Dalam Plastik Sampah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved