Gempa Cianjur
Polemik Tenda untuk Berhubungan Intim Bagi Pengungsi Gempa Cianjur, Kepala Desa Membantah
Polemik tenda untuk berhubungan intim pasangan suami istri pengungsi gempa Cianjur menemui pro dan kontra.
"Nah warga ini, kan dia hampir dua bulan kerja di luar, ninggalin istri, niatnya melepas rasa rindu sama istri setelah dua bulan merantau kerja. Tapi apa daya, terjadi gempa," kata Feri lansir TribunnewsBogor.com dari KompasTV mengutip Antara , Rabu (30/11/2022).
Mendengar kegelisan warga itu, akhirnya Feri berinisiatif mendirikan sebuah tenda milik anggota Pramuka untuk dijadikan bilik cinta korban Gempa Cianjur.
Ia mengaku awalnya Tenda Sakinah sempat menjadi pertentangan sejumlah warga karena dianggap hal yang tabu.
Baca juga: Kecewa UMK 2023 Tidak Naik 10 Persen, Buruh Demo Kantor Bupati Jepara
Baca juga: Bersama UNNES GIAT, Membangun Indonesia dari Desa
Baca juga: Pemimpin Dwitunggal, Milenial Solo Dukung Ganjar - Erick Berpasangan di Pilpres 2024
Namun, seiring berjalannya waktu masa tanggap darurat dan warga belum bisa menempati kembali rumahnya, akhirnya semua warga bisa menerimanya.
"Warga pun akhirnya memahami karena ini kan salah satu kebutuhan biologis untuk pasangan suami istri," ujarnya.
Hingga kini, para korban gempa Cianjur masih tersebar disejumlah lokasi pengungsian.
Mereka belum belum bisa kembali ke rumahnya yang rusak, karena masih terjadi gempa susulan sehingga khawatir rumahnya akan ambruk saat kembali ditempati. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kepala Desa Bantah Ada Tenda Sakinah untuk Pengungsi Gempa Cianjur, Ini Penjelasan Foto yang Viral,