Kabupaten Semarang
Jalan Bima Penghubung Ungaran dan Mranggen Segera Diperbaiki, Lebarnya Ditambah 1 Meter
Pemkab Semarang membangun jalur alternatif Ungaran menuju Mranggen Demak di dalam permukiman warga sebagai pengalihan arus lalu lintas.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
Secara terpisah, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, total dana yang digelontorkan untuk membangun jalur alternatif itu sekira Rp 2,8 miliar.
Baca juga: Keindahan Curug Gending Asmoro, Air Terjun Tersembunyi di Ungaran Kab. Semarang yang Terlupakan
Tidak menutup kemungkinan, lanjut Ngesti, bahwa nantinya jalur alternatif di Jalan Bima akan menjadi jalan utama.
Hal ini mengingat kondisi longsor Jalan Arjuna yang tergolong parah serta tanahnya yang terus bergerak.
“Jalannya kami alihkan karena (tanahnya) masih bergerak sampai saat ini,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Senin (5/12/2022).
Dia menerangkan, pihaknya belum dapat memperbaiki lokasi longsor itu karena kondisi tanahnya.
“Sehingga (jalur alternatif) ini sangat mendesak, agar lalu lintas bisa berjalan lagi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, keretakan di Jalan Arjuna terjadi pada Februari 2022 hingga kemudian semakin parah serta keretakannya semakin memanjang. (*)
Baca juga: Siap-siap, Salatiga Bakal Jadi Rujukan Studi Banding Penanganan Stunting, Karena Penghargaan Ini
Baca juga: Kabar Terkini Air Sumur Bersuhu Panas di Salatiga, Sesepuh Sebut Bagian Jalur Lahar Gunung Merbabu
Baca juga: PDAM Kajen Turunkan Target Program Sambungan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SR MBR)
Baca juga: Dengarkan Keluhan Warga, Bupati Blora Akan Anggarkan Jalan Ketuwan-Gondel hingga Wado