Berita Semarang

Pengelola Arisan Japo Sebut Tergugat Tak Bisa Buktikan Pada Mediasi di Pengadilan Negeri Semarang

Proses mediasi  pada gugatan perdata pengelola arisan Japo tak temukan titik terang.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proses mediasi  pada gugatan perdata yang dilayangkan pengelola arisan Japo di Pengadilan Semarang tidak menemukan titik terang,Selasa (6/12/2022).

Proses mediasi berlanjut ke gugatan perdata yang dilayangkan kepada anggota arisan.

Penasihat Hukum penggugat Ahmad Dilapanga mengatakan pada gugatan itu pihak pengelola menyasar dua diantara 18 peserta arisan yakni PK dan HY.

Dua anggota itu telah membawa kabur uang tersebut dan membuat arisan menjadi macet.

"Dua orang itulah yang seharusnya bertanggung jawab macetnya arisan Japo. Kami memasukkan 16 member lainnya agar tidak kurang pihak. Namun kami akan rubah gugatan itu 16 orang awalnya tergugat menjadi turut tergugat agar tidak kurang pihak," ujarnya.

Terkait bantahan PK belum menerima uang arisan ia mengatakan tidak bisa dibuktikan saat mediasi dihadapan hakim mediator.

Namun demikian pihaknya meminta PK jika masih merasa keberatan untuk membuktikan di persidangan.

"Silakan saja melakukan pembuktian saat pemeriksaan pokok perkara," tuturnya.

Ia mengatakan pada mediasi itu hakim mediator kesulitan menghitung kerugian yang 18 orang peserta arisan melalui hasil audit. Hakim mediator menyebut bahwa proses mediasi gagal dan melakukan pembuktian pada persidangan gugatan perdata.

"Hakim mengusulkan usulan perdamaian, kemudian meminta untuk menyelesaikan kekurangan pembayaran yang dibawa lari dan diselewengkan dua orang itu. Jika tidak puas hasil mediasi maka berlanjut pada proses pembuktian," tutur dia. (*)

Baca juga: Peserta Arisan Japo Memilih Lanjutkan Gugatan Perdata yang Dilayangkan Pengelola

Baca juga: Pengelola Arisan Japo Beralasan Arisan Macet karena Dua Member Tidak Bayar

Baca juga: Korban Arisan Japo Ditakut-takuti Terduga Pelaku Dengan Membawa Aparat Saat Menagih

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved