Breaking News:

Berita Karanganyar

Kawasan Desa Doplang Karanganyar Mirip Ubud Bali, Bupati Juliyatmono: Sangat Layak Jadi Desa Wisata

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, Desa Doplang memiliki potensi alam yang luar biasa didukung dengan panorama alamnya.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan tanaman kepada perwakilan penerima untuk ditanam bertepatan dengan gerakan ijo royo-royo di Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Kamis (15/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendorong agar Desa Doplang Kecamatan Karangpandan menjadi desa wisata.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, Desa Doplang memiliki potensi alam yang luar biasa didukung dengan panorama alamnya.

Apabila nantinya potensi di Desa Doplang telah dimunculkan dapat mengajukan untuk mendapatkan surat keputusan (SK) desa wisata.

Baca juga: Karena Faktor Cuaca, Pembersihan Material Longsor Ngargoyoso Karanganyar Belum Rampung 100 Persen

"Nanti bisa dibantu sarprasnya, dengan SK desa wisata bisa diajukan ke kementerian untuk mendapatkan bantuan," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (15/12/2022).

Ketua Pokdarwis Doplang Karanganyar, M Prihantanto Nur Rohmat mengatakan, pihaknya menawarkan pemandangan alam kawasan persawahan dan perbukitan di Desa Doplang layaknya Ubud Bali.

"Sasaran kami edukasi lingkungan sejak dini kepada anak-anak."

"Kami kerja sama dengan OISCA untuk pendidikan lingkungan hidup," ucapnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (15/12/2022)

Baca juga: Gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo, Ratusan Batang Pohon Buah Ditanam di Doplang

Selain menawarkan edukasi terkait lingkungan hidup, lanjutnya, Desa Doplang akan dikembangkan untuk agrowisata.

Dia berencana menjadikan alpukat menjadi ikon di Desa Doplang mengingat sudah banyak warga yang menanam pohon alpukat.

Pihaknya juga akan menggali potensi sejarah yang berada di Desa Doplang.

Dia menerangkan, Desa Doplang menjadi saksi sejarah pada masa kemerdekaan.

Adanya 9 pemuda yang gugur melawan penjajah yang saat ini dikenal dengan nama Joko Songo. (*)

Baca juga: Inilah Sosok Pelaku Pengangkut Solar Ilegal Gunakan Truk Inkoppol, Warga Blora Ditangkap di Bali

Baca juga: Inilah Wajah Baru Kolam Renang Kartika Sragen, Sudah Dibuka Untuk Umum, HTM Cuma Rp 4.000

Baca juga: Sosok Viral Asrori, Kakek Usia 101 Tahun Warga Semarang, Tiap Jumat Rutin Bersedekah Nasi Bungkus

Baca juga: SMA Muhammadiyah Kudus Gagas Sekolah Vokasi Tata Boga dan Desain Grafis, Dimulai Tahun Ajaran Baru

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved