Berita Pati

Tim Puskesmas Jakenan Pati Buka Layanan 24 Jam untuk Korban Banjir yang Butuh Pengobatan

Tim dari Puskesmas Jakenan tak hanya berjaga di posko kesehatan, melainkan juga rutin berkeliling ke permukiman warga yang terdampak banjir. 

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: m nur huda
Prokompim Setda Kabupaten Pati
Tim Puskesmas Jakenan, Pati, memberi pelayanan kesehatan pada korban banjir di wilayah Kecamatan Jakenan, Minggu (15/1/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pemerintah Kabupaten Pati membuat posko kesehatan di wilayah yang terdampak banjir, termasuk di Kecamatan Jakenan.

Tim dari Puskesmas Jakenan tak hanya berjaga di posko kesehatan, melainkan juga rutin berkeliling ke permukiman warga yang terdampak banjir

"Posko ada sejak banjir hari pertama (31/12/2022). Kami siagakan di desa yang terdampak banjir, yakni Desa Karangrowo, Tondomulyo, Ngastorejo, Bungasrejo, dan Sonorejo," ujar Kepala Puskesmas Jakenan Murtiningsih sesuai rilis Prokompim Setda Kabupaten Pati, Minggu (15/1/2023).


Murtiningsih bersama Tim Puskesmas menaiki perahu untuk mengunjungi dan memantau pasien yang terdampak banjir


"Selain itu, posko kesehatan juga buka 24 jam. Bahkan Minggu pun buka. Senin hingga Sabtu warga bisa bertemu langsung dengan dokter pada pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Selebihnya, selama 24 jam ada bidan jaga, yang siap menelepon dokter bila ada pasien yang butuh konsultasi di luar jam tersebut," jelas dia. 


Pada hari Minggu, bidan dan perawat yang berjaga di posko juga menjembatani warga untuk bisa berkonsultasi dengan dokter jaga via telepon. 


"Karena Puskesmas kami kan juga melayani rawat inap 24 Jam, termasuk di hari libur dan tanggal merah. Tapi meski demikian, kalau di hari Minggu yang di posko membutuhkan dokter, maka dokter pun siap datang ke lokasi," papar dia. 


Sekretaris Desa Karangrowo, Suparwi, juga mengatakan bahwa di Posko Bencana desanya terdapat posko kesehatan yang berjaga 24 jam. 


Jarak posko itu dengan lokasi banjir terparah, yakni di Desa Karangrowo, berkisar satu kilometer. 


"Sabtu kemarin, lokasi terparah, tinggi genangan airnya mencapai 60 cm. Tapi pada hari Minggu sudah susut sekitar cm," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved