Berita Pati

Janji Pj Bupati Pati Saat Datangi Sekolah yang Atapnya Rusak

Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro memeriksa kerusakan beberapa ruang kelas yang ada di SDN Kebonsawahan 01.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
Istimewa
Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro memeriksa kerusakan plafon atap beberapa ruang kelas yang ada di SDN Kebonsawahan 01, Kecamatan Juwana, Rabu (18/1/2023).  

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro memeriksa kerusakan beberapa ruang kelas yang ada di SDN Kebonsawahan 01, Kecamatan Juwana, Rabu (18/1/2023). 

Ia datang langsung usai mendapat keluhan dan laporan dari guru di sekolah tersebut.

Puluhan siswa terpaksa belajar di luar kelas dikarenakan plafon ruang kelas yang ambrol. 

Sejumlah ruang itu pun terpaksa dikosongkan dan puluhan anak tetap melaksanakan proses pembelajaran di beberapa titik area sekolah yang berada di luar ruangan.

Terdapat lima ruang kelas yang plafon atapnya rusak, yakni ruang kantor, ruang kelas III, ruang kelas V, serta ruang kelas VI A dan VI B. 

Kerusakam sudah terjadi sejak sekira satu tahun lalu. Namun kondisi kian parah satu bulan belakangan. 

Henggar mengatakan akan segera mengatasi persoalan ini.

Dia berjanji akan segera berkoordinasi dengan Disdikbud demi kenyamanan dan keamanan murid-murid SDN Kebonsawahan 01.

"Banyak jalan keluar yang bisa kita tempuh, yang paling utama bagaimana anak-anak bisa belajar dengan aman. Hanya tinggal atasnya (atap) saja yang perlu diperbaiki karena pada bocor. Beberapa kayu kusen yang jelek bisa diganti. Langsung dicarikan orang yang bisa memperbaiki saja agar bisa segera diatasi," ungkap dia.

Kepala SDN Kebonsawahan 01 Jani Sumito menyebut, kerusakan tersebut sebenarnya telah ada sejak setahun yang lalu. 

Namun, kondisi semakin parah ketika intensitas hujan meninggi sejak akhir Desember 2022 sampai sekarang.

"Jadi secara dapodik, itu kami penuhi data yang ada, kami edit dan revisi, muncul kerusakan 46 persen karena di sekolah ada bangunan baru juga sehingga data kerusakan tidak sampai 50 % . Kemudian saya upload data yang sudah saya revisi, dan ketika kami cek pada tahun 2023 ini, kok belum ada tanggapan," ujar dia.

Pihaknya pun tidak berputus asa dan terus berupaya hingga akhirnya Pj Bupati Pati bersama pihak terkait meninjau langsung dan memberikan penanganan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved