Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pembunuhan Berantai Dukun Banjarnegara

Ibu dan Anak Asal Magelang Diduga Jadi Korban Mbah Slamet, Jaket Pemuda Pancasila Jadi Petunjuk

Hilangnya ibu dan anak tersebut mulai terkuak setelah munculnya kasus pembunuhan oleh Mbah Slamet. 

TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Lokasi pemakanan 9 korban pembunuhan dukun pengganda uang, Tohari alias Mbah Slamet yang dikuburkan dalam 3 lubang yang dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Selasa (4/3/2023). 

"Kemudian mereka (kedua korban) berpamitan ke Claudy, pamit ke pergi Banjarnegara katanya mau ambil dana (uang).

Mereka berangkat ke Banjarnegara naik mobilnya Mobilio," ungkapnya.

Namun setelah berpamitan ke Banjarnegara, keduanya tak juga pulang.

Saat itu Yusuf dikabari istri Okta. 

"Nggak pulang ke Salatiga.

Terus menantunya (Theresia Dewi) ngebel (telepon) saya.

Menyampaikan mami nggak pulang sudah satu minggu.

Saya pesan agar ditunggu seminggu lagi, kalau nggak pulang, kamu (Vina dan Claudy) pulang ke Magelang.

Ternyata korban tidak kunjung pulang,"tuturnya.

 Semenjak itu, keluarga kehilangan kontak dengan kedua korban.

Berbagai upaya pencarian juga telah dilaukan tapi tak membuahkan hasil. 

"Cari informasi kemana-mana kayak hilang ditelan bumi.

Sampai Claudy (anak Dewi) di rumah saya sekitar 6 bulan.

Dewi dengan bapaknya Claudy (suami kedua) itu kan sudah cerai.

Setahun lalu, tepatnya sewaktu lebaran saya antar Claudy ke ayah kandungnya di Jogja," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved