Pembunuhan Berantai Dukun Banjarnegara
Ibu dan Anak Asal Magelang Diduga Jadi Korban Mbah Slamet, Jaket Pemuda Pancasila Jadi Petunjuk
Hilangnya ibu dan anak tersebut mulai terkuak setelah munculnya kasus pembunuhan oleh Mbah Slamet.
"Kemudian mereka (kedua korban) berpamitan ke Claudy, pamit ke pergi Banjarnegara katanya mau ambil dana (uang).
Mereka berangkat ke Banjarnegara naik mobilnya Mobilio," ungkapnya.
Namun setelah berpamitan ke Banjarnegara, keduanya tak juga pulang.
Saat itu Yusuf dikabari istri Okta.
"Nggak pulang ke Salatiga.
Terus menantunya (Theresia Dewi) ngebel (telepon) saya.
Menyampaikan mami nggak pulang sudah satu minggu.
Saya pesan agar ditunggu seminggu lagi, kalau nggak pulang, kamu (Vina dan Claudy) pulang ke Magelang.
Ternyata korban tidak kunjung pulang,"tuturnya.
Semenjak itu, keluarga kehilangan kontak dengan kedua korban.
Berbagai upaya pencarian juga telah dilaukan tapi tak membuahkan hasil.
"Cari informasi kemana-mana kayak hilang ditelan bumi.
Sampai Claudy (anak Dewi) di rumah saya sekitar 6 bulan.
Dewi dengan bapaknya Claudy (suami kedua) itu kan sudah cerai.
Setahun lalu, tepatnya sewaktu lebaran saya antar Claudy ke ayah kandungnya di Jogja," tuturnya.
tribunjateng.com
Ibu dan Anak
Magelang
Mbah Slamet
jaket
Pemuda Pancasila
pembunuhan
Dukun Pengganda Uang
dukun
Banjarnegara
Kabar Terbaru Pembunuhan Berantai Dukun Slamet Banjarnegara Segera Naik ke Pengadilan |
![]() |
---|
Babak Baru Kasus Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Bunuh 12 Orang, Sudah Tahap 2 |
![]() |
---|
Kronologi Kuwat Hilang 5 Tahun Lalu, Ternyata Jadi Korban Dukun Palsu Banjarnegara, Keluarga Syok |
![]() |
---|
Kuwat Santosa Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Sudah 5 Tahun Tinggalkan Rumah |
![]() |
---|
Lewat Tes DNA dan Tulang, 1 Lagi Korban Dukun Slamet Banjarnegara Teridentifikasi, Kuwat Asal Yogya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.