Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mayat Dicor di Semarang

HASIL Penggalian Mayat Dicor di Semarang, Karung Berisi Kepala dan Tangan Berada di Bawah Punggung

Dari hasil penggalian, para relawan yang mengevakuasi mayat menemukan korban dalam kondisi tanpa kepala dan tangan.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
RELAWAN SEMARANG
Lokasi dugaan pembunuhan dengan cara dimutilasi dan dicor di tempat usaha isi ulang galon dan gas bernama AHS Arga Tirta, Jalan Mulawarman Raya, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin (8/5/2023). 

Karung itu ternyata berisi kepala dan kedua tangan yang dipotong oleh pelaku.

Baca juga: Kondisi Irwan Hutagalung Mayat Dicor di Semarang: Terikat Rafia Biru, Kepala dan 2 Tangan Dimutilasi

"Jadi korban mutilasi, kepala dan dua tangan ditemukan di karung yang ikut dicor," bebernya.

Warga setempat, Jehaniko (32) mengatakan, mulanya mendapati seorang wanita yang menangis.

Dia tak tahu pasti siapa identitas wanita tersebut.

"Enggak tahu itu istri atau saudaranya, dia nangis sambil berteriak," paparnya kepada Tribunjateng.com, Senin (8/5/2023).

Ia rumahnya persis di seberang lokasi kejadian.

Secara pribadi, dia tak mengenal korban.

Hanya saja mengenal secara wajah, baik korban maupun satu karyawan dari korban.

"Kenal satu karyawannya, masih muda," ujarnya.

Tempat usaha galon dan gas tersebut statusnya sewa dan baru ditempati 6 bulan ini.

Pemilik usaha atau korban kadangkala tidur di lokasi atau pulang ke rumahnya.

"Saya tidak terlalu mengenal mereka karena mereka belum lama juga di sini," katanya.

Lokasi dugaan pembunuhan dengan cara dimutilasi dan dicor di tempat usaha isi ulang galon dan gas bernama AHS Arga Tirta, Jalan Mulawarman Raya, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin (8/5/2023).
Lokasi dugaan pembunuhan dengan cara dimutilasi dan dicor di tempat usaha isi ulang galon dan gas bernama AHS Arga Tirta, Jalan Mulawarman Raya, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin (8/5/2023). (RELAWAN SEMARANG)

Informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, korban diketahui bernama Irwan Hutagalung, warga Perum Bukit Agung Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang

Sedangkan pekerja di tempat usaha itu bernama Yuliati dan Husen. 

Saksi Yuliati datang ke tempat usaha tersebut hendak menyalakan listrik sekira pukul 11.45.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved