Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Duh Gusti! Mahasiswi Mesum di Sekolah, Saat Diinterogasi Mengaku Pernah Layani 3 Pria Sekaligus

Warga Gampong Pante, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, menggerebek satu pasangan mesum di SMPN 1 Simpang Tiga pada Minggu (14/5/2023) sekitar pukul 07.30

Kompas.com/Junaedi
  Ilustrasi Pasangan Mesum 

TRIBUNJATENG.COM, SIGLI - Warga Gampong Pante, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, menggerebek satu pasangan mesum di SMPN 1 Simpang Tiga pada Minggu (14/5/2023) sekitar pukul 07.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Serambinews.com, pasangan yang diamankan karena diduga melakukan perbuatan mesum di lingkungan sekolah tersebut adalah seorang wanita dengan inisial PS (22), seorang mahasiswi yang beralamat di salah satu gampong di Kecamatan Mutiara Timur, Pidie.

Sedangkan pria tersebut adalah AR (25), seorang warga dari salah satu gampong di Kecamatan Kota Sigli.

Pasangan nonmuhrim ini awalnya digelandang oleh warga ke kantor keuchik setempat. Pukul 10.55 WIB, perangkat gampong menghubungi Polsek Simpang Tiga, dan pada pukul 14.30 WIB, PS dan AR dibawa ke kantor polisi.

"Awalnya hanya PS dan AR yang diamankan di Polsek Simpang Tiga," kata Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali SIK, kepada Serambinews.com pada Selasa (16/5/2023).

Setelah itu, berdasarkan hasil interogasi awal, PS mengaku bahwa dia juga pernah melakukan hubungan intim dengan tiga pria lain di salah satu rumah pelaku yang terletak di salah satu gampong di Kecamatan Simpang Tiga.

PS mengakui kepada polisi bahwa perbuatan yang tidak terpuji itu dilakukan atas dasar kesepakatan dan perbuatan zina tersebut dilakukan secara bergiliran.

Berdasarkan pengakuan tersebut, polisi kemudian menangkap dua pemuda yang sebelumnya terlibat dalam perbuatan zina bergiliran dengan PS, yaitu MZ (20), seorang warga dari salah satu gampong di Kecamatan Pidie.

MZ diringkus polisi ditempat kerjanya di Sigli.

Sementara dua lelaki berinisial RA (28) dan ZI (21), warga salah satu gampong di Kecamatan Simpang Tiga berhasil kabur dari sergapan polisi.

Keduanya kini diburu polisi.  

"Saat ini, yang diamankan polisi tiga orang.

Adalah PS, AR dan MZ.

Sementara dua lagi masih kita kejar," kata Kapolres Imam Asfali. 

Para pelaku zina ini melanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Perzinaan: Pemahaman, Dampak, dan Implikasi Sosial

Perzinaan adalah tindakan seksual antara dua individu yang tidak sah secara hukum atau moral, terutama ketika salah satu atau kedua individu tersebut memiliki ikatan pernikahan dengan orang lain.

Perbuatan ini melibatkan pelanggaran terhadap norma-norma sosial dan nilai-nilai moral yang berlaku dalam masyarakat.

Fenomena perzinaan telah ada sepanjang sejarah manusia dan memiliki implikasi yang kompleks dalam berbagai aspek kehidupan individu dan masyarakat.

Dalam konteks moral dan agama, perzinaan sering dianggap sebagai pelanggaran terhadap nilai-nilai keluarga, kesetiaan, dan komitmen dalam pernikahan.

Agama-agama seperti Islam, Kristen, Hindu, dan Budha secara tegas mengharamkan perzinaan dan menekankan pentingnya kesetiaan dalam hubungan suami istri.

Dalam pandangan agama-agama ini, perzinaan dianggap sebagai tindakan yang menyebabkan keretakan dalam hubungan keluarga, ketidakstabilan emosional, dan ketidakharmonisan rumah tangga.

Dalam perspektif sosial, perzinaan juga memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat. Salah satu dampak utamanya adalah hilangnya kepercayaan dan keretakan dalam hubungan antara pasangan yang terlibat dalam perzinaan.

Tidak hanya pasangan yang terlibat, tetapi juga keluarga dan masyarakat di sekitarnya dapat merasakan dampaknya. Ketidaksetiaan dalam pernikahan dapat merusak ikatan keluarga, memicu konflik, dan meningkatkan risiko perceraian.

Selain itu, perzinaan juga dapat menyebabkan perpecahan sosial, terutama ketika orang-orang di lingkungan sekitar terlibat secara langsung atau tidak langsung.

Dalam konteks kesehatan, perzinaan juga berpotensi membawa risiko penularan penyakit menular seksual (PMS). Ketidaksetiaan seksual dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya hubungan seksual dengan pasangan yang berbeda, sehingga meningkatkan risiko penularan penyakit seperti HIV/AIDS, sifilis, gonore, dan herpes genital.

Oleh karena itu, perzinaan bukan hanya melibatkan aspek moral dan sosial, tetapi juga mempunyai implikasi kesehatan yang serius.

Selain dampak individu, perzinaan juga memiliki implikasi sosial yang luas. Dalam masyarakat yang menganut nilai-nilai konservatif, perzinaan dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap norma dan moralitas yang ada.

Hal ini dapat menyebabkan stigma dan diskriminasi terhadap individu yang terlibat dalam perzinaan, terutama perempuan. Dalam banyak kasus, perempuan sering menjadi sasaran lebih banyak kritik dan pengecaman dalam konteks perzinaan, sementara pria kadang-kadang tidak mendapatkan perlakuan yang sama. (naz/ai)


Artikel ini telah tayang di Prohaba.co dengan judul Warga Simpang Tiga Pidie Gerebek Pasangan Mesum, Mahasiswi Berzina dengan 3 Pria

Baca juga: Tiga Mahasiswa Udinus Peraih Medali Emas Sea Games, Diganjar Beasiswa

Baca juga: Sosok SpiderMan Ditangkap Petugas Satpol PP, Lagi Ngemis di Depan RSUD RAA Soewondo Pati

Baca juga: Kasus Arisan Online ASN Pemprov Jateng Sudah Berjalan 9 Bulan, Terlapor Baru Dipanggil 1 Kali

Baca juga: Solusi Banjir Rob Sayung, Ganjar Sebut Komunikasi Warga Dan Tanggul Laut Jadi Solusi

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved