Berita Jateng
341 Peserta Mengikuti Program Magang ke Jepang oleh Disnakertrans Jateng
Sebanyak 341 orang berbaris memenuhi halaman kantor Dinas Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DisnakerTrans) Provinsi Jawa Tengah
Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 341 orang berbaris memenuhi halaman kantor Dinas Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DisnakerTrans) Provinsi Jawa Tengah, Senin (12/6).
Mereka merupakan peserta seleksi magang ke Jepang 2023 yang berasal dari Kabupaten/Kota di Jateng.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hadir langsung membuka sekaligus memberikan arahan dalam acara tersebut.
Para peserta yang semuanya mengenakan seragam baju putih dan bawahan hitam nampak serius mendengarkan pesan yang disampaikan orang nomor satu di Jateng.
"Saya pernah ke sana (Jepang-red) bertemu dengan pekerja asal Indonesia dan mendengar pengalaman dari mereka. Jepang adalah negara yang sangat disiplin," kata Ganjar dalam sambutannya..
Ganjar juga berpesan agar para peserta mempersiapkan diri dengan iklim kerja di negara Jepang. Selain itu, taati aturan yang berlaku dan diharapkan setelah kembali pulang ke tanah air bisa menjadi enterpreneur.
"Ini kegiatan membuka ruang seluas-luasnya agar serapan tenaga kerja kita bisa carikan jalan-jalan untuk mereka bisa mendapatkan tempat yang baik," imbuhnya usai membuka acara.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng Ahmad Azis menambahkan, pembukaan seleksi magang ke Jepang tahun 2023 dalam rangka memberikan kesempatan pencari kerja. Dari total 550 pendaftar saat ini yang mengikuti seleksi sejumlah 341 orang yang berasal dari Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
Syarat akademik untuk bisa mengikuti program ini adalah lulusan SMK, bagi peserta lulusan SMA//MA harus memiliki sertifikat kompetensi.
Para peserta akan mengikuti seleksi selama lima hari 12-16 Juni 2023 di Kantor Disnakertrans Jateng dan Gor Tri Lomba Juang. Berbagai rangkain tes telah disiapkan mulai dari tes matematika, kesamaptaan tubuh, fisik dan wawancara.
"Kalau (jumlah) yang diberangkatkan (nanti) berdasarkan hasil seleksinya," kata Ahmad Azis.
Dijelaskannya setelah mengikuti seleksi ini nantinya para peserta akan mendapatkan pelatihan selama dua setengah bulan dan harus mengikuti tes terakhir. Kemudian setelah itu baru diberangkatkan ke Jepang. Mereka nantinya akan disalurkan untuk bekerja di berbagai perusahaan manufakture,
Ahmad Azis menambahkan, program magang ke Jepang bukan kali ini saja digelar. Pihakntya mengaku sudah hampir delapan tahun memberangkatkan program magang ke Jepang. (*)
Baca juga: Sedih! Sandy Walsh Frustasi Gagal Bertanding Bersama Timnas Indonesia Lawan Palestina dan Argentina
Baca juga: Kronologi Menurut Polisi di Kecelakaan Beruntun Di Jalan R Agil Kusumadya Kudus
Baca juga: Skandal Polisi Wanita Jadi Budak Seks 7 Rekannya, Berhubungan Intim di Jam Kerja
Baca juga: Detik-detik Jajang Meninggal Seusai Menonton Karnaval di Alun-alun Sumedang, Inilah Penyebabnya
Polda Jateng Tangkap 327 Orang di Jalan Pahlawan Semarang, Kuasa Hukum: Pulang Main Futsal |
![]() |
---|
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas |
![]() |
---|
3,37 Ton Sampah Belum Terkelola Dengan Baik, Pemprov Jateng Upayakan Penyelesaian |
![]() |
---|
Ini Alasan Polda Jateng Hentikan Penyelidikan Kasus Hak Siar Nenek Endang: Alhamdulillah |
![]() |
---|
Regenerasi Dalam Korupsi, Sosok Dua Sekda Klaten Rugikan Negara Rp6,8 M Kasus Sewa Plasa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.