Breaking News
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Semarang

Dana Rp 2,4 Miliar Digelontor untuk Bantuan Alsintan di Kabupaten Semarang, Genjot Produksi Padi

Pemkab Semarang menyerahkan 107 alat mesin pertanian (alsintan) kepada seratusan kelompok petani dan warga

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Muhammad Olies
Istimewa/Dok Diskominfo Kabupaten Semarang
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mencoba alat pertanian cultivator atau traktor mini untuk membajak lahan pertanian di halaman Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (14/8/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang menyerahkan 107 alat mesin pertanian (alsintan) kepada seratusan kelompok petani dan warga.

Alat-alat itu terdiri dari 39 cultivator, 10 corn sheller, 3 corn sheller mobile dan 15 pompa air.

Selain itu, terdapat juga 17 kendaraan roda tiga pengangkut hasil panen dan sembilan perajang tembakau.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Kadispertanikap) Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno mengatakan hal itu merupakan komitmen pemerintah sebagai akselerasi transformasi teknologi pertanian dan serta bertujuan memajukan pertanian daerah.

Dia menginginkan, bantuan alsintan itu bisa membantu petani meningkatkan kualitas hasil pertanian, tak hanya dari segi kuantitas.

“Kita memiliki kurang lebih 23 ribu hektare area pertanian padi. Para petani adalah salah satu stakeholder penting untuk kemajuan bidang pertanian," kata Edy kepada Tribunjateng.com, Selasa (15/8/2023).

Baca juga: 78 Kelompok Tani Tembakau di Blora Terima Bantuan Alsintan dan Saprodi, Ini Harapannya

Baca juga: Dieng Jadi Sasaran Bantuan Alsintan Modern dari Kementerian Pertanian

Baca juga: Tim Satgassusgah TPK Sambangi Karanganyar, Cek Soal Distribusi Pupuk Subsidi dan Alsintan

Akselerasi transformasi teknologi di bidang pertanian itu sendiri mendapatkan pembiayaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) pada 2023.

 

Edy menyebutkan bahwa 60 unit alsintan berasal dari dana alokasi khusus (DAK), sedangkan 47 unit alsintan dibeli menggunakan DBHCHT. 

Total anggaran untuk alat-alat tersebut, lanjut dia, mencapai sekitar Rp 2,4 miliar.

Selain meningkatkan kualitas padi, Edy menambahkan bahwa sebagian alat seperti pompa air bisa membantu petani mengatasi masalah kekeringan dampak El Nino dan musim kemarau yang saat ini tengah berlangsung.

"Terdapat ratusan pompa air yang bisa dimanfaatkan para petani. Kami imbau para petani untuk bisa memilih tanaman yang tepat untuk di tanam sesuai musim, apakah sedang hujan atau kemarau," pungkas Edy.

Sebelumnya, Pemkab Semarang melakukan penyerahan alsintan itu secara simbolis di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada Senin (14/8/2023).

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha yang menyerahkan secara langsung ratusan alat mesin pertanian kepada para kelompok tani.

Orang nomor wahid di Kabupaten Semarang tersebut berharap, bantuan itu bisa meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah yang dipimpinnya.

Dia mempersilakan warga lain, tak hanya petani, untuk bisa memanfaatkan alat-alat tersebut.

“Selain para anggota kelompok tani, jika ada warga yang ingin memanfaatkan dapat juga diberikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved