Berita Kabupaten Semarang
Dana Rp 2,4 Miliar Digelontor untuk Bantuan Alsintan di Kabupaten Semarang, Genjot Produksi Padi
Pemkab Semarang menyerahkan 107 alat mesin pertanian (alsintan) kepada seratusan kelompok petani dan warga
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang menyerahkan 107 alat mesin pertanian (alsintan) kepada seratusan kelompok petani dan warga.
Alat-alat itu terdiri dari 39 cultivator, 10 corn sheller, 3 corn sheller mobile dan 15 pompa air.
Selain itu, terdapat juga 17 kendaraan roda tiga pengangkut hasil panen dan sembilan perajang tembakau.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Kadispertanikap) Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno mengatakan hal itu merupakan komitmen pemerintah sebagai akselerasi transformasi teknologi pertanian dan serta bertujuan memajukan pertanian daerah.
Dia menginginkan, bantuan alsintan itu bisa membantu petani meningkatkan kualitas hasil pertanian, tak hanya dari segi kuantitas.
“Kita memiliki kurang lebih 23 ribu hektare area pertanian padi. Para petani adalah salah satu stakeholder penting untuk kemajuan bidang pertanian," kata Edy kepada Tribunjateng.com, Selasa (15/8/2023).
Baca juga: 78 Kelompok Tani Tembakau di Blora Terima Bantuan Alsintan dan Saprodi, Ini Harapannya
Baca juga: Dieng Jadi Sasaran Bantuan Alsintan Modern dari Kementerian Pertanian
Baca juga: Tim Satgassusgah TPK Sambangi Karanganyar, Cek Soal Distribusi Pupuk Subsidi dan Alsintan
Akselerasi transformasi teknologi di bidang pertanian itu sendiri mendapatkan pembiayaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) pada 2023.
Edy menyebutkan bahwa 60 unit alsintan berasal dari dana alokasi khusus (DAK), sedangkan 47 unit alsintan dibeli menggunakan DBHCHT.
Total anggaran untuk alat-alat tersebut, lanjut dia, mencapai sekitar Rp 2,4 miliar.
Selain meningkatkan kualitas padi, Edy menambahkan bahwa sebagian alat seperti pompa air bisa membantu petani mengatasi masalah kekeringan dampak El Nino dan musim kemarau yang saat ini tengah berlangsung.
"Terdapat ratusan pompa air yang bisa dimanfaatkan para petani. Kami imbau para petani untuk bisa memilih tanaman yang tepat untuk di tanam sesuai musim, apakah sedang hujan atau kemarau," pungkas Edy.
Sebelumnya, Pemkab Semarang melakukan penyerahan alsintan itu secara simbolis di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada Senin (14/8/2023).
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha yang menyerahkan secara langsung ratusan alat mesin pertanian kepada para kelompok tani.
Orang nomor wahid di Kabupaten Semarang tersebut berharap, bantuan itu bisa meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah yang dipimpinnya.
Dia mempersilakan warga lain, tak hanya petani, untuk bisa memanfaatkan alat-alat tersebut.
“Selain para anggota kelompok tani, jika ada warga yang ingin memanfaatkan dapat juga diberikan.
Skandal 5 Orang di Papringan Kabupaten Semarang, Sertifikasi Tanah Dikorupsi Ramai-ramai Rp 907 Juta |
![]() |
---|
Kronologi Ayah di Bandungan Paksa Inses Anaknya, Berawal Niat Baik Korban |
![]() |
---|
Di Balik Temuan Jasad Juru Parkir di Parit Pasar Lanang Ambarawa, Diduga Meninggal 4 Jam Sebelumnya |
![]() |
---|
Pemotor Terseret hingga 50 Rumah Warga Ngendo Terdampak, Kisah Banjir Bandang di Kabupaten Semarang |
![]() |
---|
ASN di Kabupaten Semarang Ramai-ramai Minum Susu Sapi Perah dari Peternak Lokal, Seusai Jalan Sehat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.