Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Perdamaian Israel dan Arab Saudi Makin Dekat, Tapi Ada Syarat Pembentukan Negara Palestina

Israel berada di titik puncak untuk menjalin hubungan diplomatik formal dengan Arab Saudi. Kedua negara itu telah menyelesaikan perjanjian perdamaian

Tayang:
Editor: m nur huda
Yonathan SINDEL/POOL/AFP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Knesset (Parlemen Israel) di Yerusalem pada 22 Desember 2020. 

Israel pada tahun 2020 menjalin hubungan dengan Uni Emirat Arab, Bahrain dan Maroko, yang merupakan normalisasi pertama Israel dengan dunia Arab dalam beberapa dekade setelah berdamai dengan negara tetangga Mesir dan Yordania.

Netanyahu mengatakan bahwa Israel dan negara-negara Arab bersatu karena merasakan ancaman dari "tiran Teheran" di Iran. Dia pun menyampaikan ancaman terselubung akan serangan nuklir jika Iran mengembangkan bom atomnya sendiri.

"Yang terpenting - di atas segalanya - Iran harus menghadapi ancaman nuklir yang nyata. Selama saya menjadi perdana menteri Israel, saya akan melakukan segala daya saya untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir," kata Netanyahu.

Tembak Warga Palestina

Pasukan Israel menembak dan menewaskan dua orang Palestina dalam penggerebekan pada Minggu (24/9) dini hari. Insiden itu diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina dan pada saat yang sama, militer Israel membenarkan pihaknya melaksanakan aktivitas "kontraterorisme" di wilayah yang diduduki.

"Dua warga Palestina dibunuh dengan peluru tajam Israel..." di Kota Tulkarem, kata kementerian.

Sementara itu, militer mengakui seorang tentara "terluka ringan setelah terkena pecahan peluru" dalam bentrokan di kamp pengungsi Nur Shams dekat kota itu.

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi korban tewas sebagai Osaid Abu Ali yang berusia 22 tahun dan Abd al-Rahman Abu Daghash, 32 tahun.

Pasukan Israel menggerebek "pusat komando operasi" di dalam gedung di lokasi kamp dan menemukan peralatan peledak dalam jumlah besar, kata militer dalam pernyataannya.

"Saat aktivitas berlangsung, para tersangka melepaskan tembakan dan melemparkan alat peledak ke arah pasukan yang merespons dengan menembakkan peluru tajam," kata militer.

Khianati Rakyat

Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan Saudi mengkhianati rakyat Palestina jika mereka benar-benar normalisasi hubungan dengan Israel.

"Inisiasi hubungan antara rezim Zionis dengan negara mana pun di kawasan ini, jika tujuannya demi keamanan rezim Zionis, tentu tak akan berhasil," kata Raisi saat konferensi pers di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dikutip AFP.

Ia kemudian berujar, "Kami meyakini bahwa hubungan antara negara-negara kawasan dan rezim ZIonis akan mengkhianati rakyat Palestina dan perlawanan orang-orang Palestina." katanya.

Sejarah

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved