Berita Internasional
2.445 Orang Tewas Akibat Gempa Afghanistan, 1.320 Rumah Hancur
Minggu (8/10/2023), pemerintahan Taliban menyebut, lebih dari 2.400 orang tewas akibat gempa.
Dalam sebuah pesan kepada media, Kepala kantor politik Taliban di Qatar, Suhail Shaheen, menyampaikan makanan, air minum, obat-obatan, pakaian dan tenda sangat dibutuhkan untuk penyelamatan dan pertolongan.
Dikelilingi oleh pegunungan, Afghanistan memiliki sejarah gempa bumi yang kuat, banyak terjadi di wilayah Hindu Kush yang berbatasan dengan Pakistan.
Jumlah korban tewas sering meningkat ketika informasi datang dari daerah-daerah terpencil di negara di mana perang selama puluhan tahun telah menyebabkan infrastruktur berantakan, dan operasi bantuan dan penyelamatan sulit dilakukan.
Sistem perawatan kesehatan Afghanistan, yang hampir seluruhnya bergantung pada bantuan asing, telah menghadapi pemotongan yang melumpuhkan dalam dua tahun sejak Taliban mengambil alih dan banyak bantuan internasional dihentikan.
Para diplomat dan pejabat bantuan mengatakan bahwa kekhawatiran akan pembatasan Taliban terhadap perempuan dan krisis kemanusiaan global yang saling bersaing menyebabkan para donor menarik diri dari bantuan keuangan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE Gempa Afghanistan, 2.445 Orang Tewas, 1.320 Rumah Rusak atau Hancur"
Baca juga: Bayi 9 Bulan Jadi Korban Serangan Rusia di Permukiman Kherson Ukraina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-bumi.jpg)