Berita Internasional
Presiden Mahmoud Abbas Tegaskan Hamas Tak Mewakili Rakyat Palestina
Mahmoud Abbas tegas menyatakan bahwa tindakan dan kebijakan yang diambil oleh Hamas tidak mewakili seluruh masyarakat Palestina.
TRIBUNJATENG.COM, RAMALLAH - Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, akhirnya mengungkapkan pandangannya terkait serangan yang dilakukan oleh Hamas terhadap Israel.
Dalam pernyataannya, Mahmoud Abbas tegas menyatakan bahwa tindakan dan kebijakan yang diambil oleh Hamas tidak mewakili seluruh masyarakat Palestina.
Ia menegaskan bahwa satu-satunya entitas yang mewakili rakyat Palestina adalah Organisasi Kebijakan Palestina (PLO).
Pernyataan ini disampaikan oleh Abbas saat berkomunikasi dengan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Minggu, 15 Oktober 2023.
Baca juga: Update Korban Tewas Perang Hamas-Israel: Gaza 2.450 Tewas, Israel 1.400 Orang
Baca juga: Bombardir Gaza, Israel Diduga Gunakan Senjata Fosfor Putih yang Dampaknya Mengerikan
“Presiden Abbas menegaskan penolakannya terhadap pembunuhan warga sipil di kedua sisi dan menyerukan pembebasan warga sipil, tahanan dan dari kedua sisi,” tulis media Palestina WAFA.
Ia menegaskan penolakan kembali terhadap kekerasan, komitmen terhadap legitimasi internasional dan penandatanganan perjanjian, perlawanan rakyat secara damai serta tindakan politik sebagai jalan mencapai tujuan Palestina.
“Abbas juga menegaskan bahwa kebijakan, program dan keputusan dari PLO yang mewakili orang Palestina sebagai satu-satunya perwakilan sah rakyat Palestina, dan bukan kebijakan organisasi lain mana pun,” ujarnya.
Meski tak menegaskan secara gamblang Hamas sebagai organisasi lain tersebut, tetapi bisa dipastikan kelompok milisi yang menguasai Gaza itu salah satunya.
Abbas juga berterima kasih kepada Maduro atas posisinya dalam mendukung Palestina, dan hak rakyat Palestina untuk menjadi negara merdeka di tanah mereka.
Ia juga berterima kasih atas peran bertanggung jawab dan komitmen Venezuela kepada hukum internasional di forum internasional.
Maduro sendiri memutuskan untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza, dan menyerukan agar tercapainya perdamaian dan keamanan di wilayah itu.
Gaza sendiri saat ini tengah berada dalam bencana kemanusiaan setelah Israel memutus pasokan listrik dan air ke wilayah tersebut.
Blokade yang sudah terjadi sejak 2007 itu semakin ketat setelah Hamas melakukan serangan ke Israel.
Apalagi, Israel kini memerintahkan warga Gaza di utara untuk evakuasi dan kabur ke selatan untuk menghindari serangan yang akan mereka lakukan.
6 Buronan Paling Dicari Sri Lanka Ditangkap di Indonesia |
![]() |
---|
Bermula Beli Apartemen 4 Kamar, Pria 32 Tahun Tersiksa Ngaku Tak Bisa Tidur Selama 2 Tahun |
![]() |
---|
Sengketa Lahan, WNI Ditembak di Timor Leste |
![]() |
---|
Pesta Pernikahan Berakhir Tragis, Pengantin Pria Tewas Kena Tembakan Perayaan |
![]() |
---|
Operasi Plastik Gagal Kelabuhi Polisi, Pemimpin Jaringan Narkoba Ditangkap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.