Berita Internasional
126 Orang Tewas Akibat Gempa Jepang, 210 Belum Ditemukan
Jumlah korban jiwa akibat gempa di Jepang terus bertambah. Saat ini, korban jiwa tercatat 126 orang.
TRIBUNJATENG.COM, TOKYO - Jumlah korban jiwa akibat gempa di Jepang terus bertambah.
Saat ini, korban jiwa tercatat 126 orang.
Pihak berwenang di Ishikawa Jepang juga memastikan bahwa jumlah korban tewas masih dimungkinkan bertambah.
Baca juga: Hezbollah Hujani Pangkalan Militer Israel dengan 62 Roket
Pasalnya, masih ada sebanyak 210 orang yang belum ditemukan.
Kini, tim penyelamat dan penduduk masih mencari korban yang tertimbun di reruntuhan bangunan.
Meski demikian, ribuan petugas penyelamat terhambat oleh cuaca buruk dengan perkiraan akan turun salju pada Minggu.
Selain itu, jalanan rusak, retak dan ada 1.000 tanah longsor yang jadi penghalang tim penyelamat.
Dua wanita lanjut usia ditarik dari reruntuhan rumah mereka pada hari Kamis di kota Wajima yang terkena dampak paling parah di semenanjung Noto.
Di Suzu, di mana puluhan rumah berada dalam reruntuhan, seekor anjing menggonggong saat tim AFP merekam video operasi pembersihan pada hari Jumat, yang jadi tanda adanya penemuan lagi.
"Pelatihan anjing penyelamat bencana dimulai dengan sesuatu yang mirip dengan permainan petak umpet," kata pelatih anjing Masayo Kikuchi, dikutip dari AFP pada Sabtu (6/1/2024).
"Akhirnya mereka dilatih menggonggong saat melihat ada orang di bawah reruntuhan," imbuh dia.
Rumah-rumah yang berisi korban jiwa yang ditemukan akan ditandai hingga sampai petugas lain dapat datang untuk mengidentifikasi jenazah tersebut.
Komunitas pesisir Shiromaru, yang dilanda tsunami setinggi beberapa meter pada 1 Januari, dipenuhi puing-puing kayu, logam, dan plastik yang berantakan.
"Tsunami datang dari teluk Shiromaru melalui sungai, dan kemudian mengalir melalui jalan," ucap Toshio Sakashita (69), salah satu dari sekitar 100 warga.
"Kami tidak menerima dukungan masyarakat di sini. Lihat saja, jalan utama masih diblokir karena reruntuhan yang tidak tersentuh," kata dia kepada AFP.
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
| Spekulasi Pidato Netanyahu Punya "6 Jari": Benarkah PM Israel Gunakan AI untuk Tutupi Kematian? |
|
|---|
| USS Abraham Lincoln: Mengenal Lebih Dekat Pangkalan Udara Terapung Paling Mematikan Milik Amerika |
|
|---|
| Amerika Bantu Israel Serang Iran, Ini Kata Presiden Donald Trump |
|
|---|
| Pesawat Militer Jatuh Tewaskan 11 Orang, Warga Rebutan Muatan Uang yang Berhamburan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ahan-pada-sejumlah-jala.jpg)