Berita Internasional
Markas Mossad di Irak Hancur Lebur Digempur 24 Rudal Balistik Garda Revolusi Iran
Garda Revolusi Iran menghancurkan markas Mossad organisasi intelijen Israel menggunakan 24 rudal balistik Fateh Senin (15/1/2024) di Kota Erbil, Irak.
TRIBUNJATENG.COM - Garda Revolusi Iran menghancurkan markas Mossad organisasi intelijen Israel menggunakan 24 rudal balistik Fateh Senin (15/1/2024) di Kota Erbil, Irak.
Markas Mossad yang megah tersebut hancur lebur rata dengan tanah akibat serangan rudal tersebut.
Serangan atas markas Mossad tersebut dilakukan oleh Garda Revolusi Iran.
Mereka menyatakan rudal-rudalnya menyerang “markas mata-mata” Israel di wilayah semi-otonom Kurdistan di Irak tersebut.
“Sebagai respons terhadap kekejaman rezim Zionis baru-baru ini, yang menyebabkan terbunuhnya komandan Garda [Revolusioner] dan Poros Perlawanan… salah satu markas utama spionase Mossad di wilayah Kurdistan Irak dihancurkan dengan rudal balistik,” demikian isi pernyataan tersebut.
Baca juga: Turki Tangkap 33 Orang Intelijen Mossad Israel, 13 Lainnya Sedang Diburu
Baca juga: Iran Eksekusi Mati Agen Mata-mata Israel Mossad yang Tertangkap Curi Informasi Rahasia
Sejauh ini, Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Media Israel, Haaretz menyatakan, pejabat pemerintah Israel tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar segera.
“Kami meyakinkan bangsa kami bahwa operasi ofensif Garda Revolusi akan terus berlanjut hingga titik terakhir darah para martir terbalaskan,” demikian pernyataan Garda Revolusi Iran.
Serangan Iran atas markas Mossad ini membuat Pemerintah Irak marah.
Mereka mengutuk "agresi" Iran di Erbil pada hari Senin yang menyebabkan korban sipil di daerah pemukiman, menurut pernyataan kementerian luar negeri negara itu pada hari Selasa.
“Pemerintah Irak akan mengambil segala tindakan hukum terhadap tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan Irak dan keamanan rakyatnya, termasuk mengajukan pengaduan ke Dewan Keamanan PBB,” kata pernyataan itu.
Setidaknya empat warga sipil tewas dan enam luka-luka dalam serangan di Erbil, sebut Dewan Keamanan Pemerintah Kurdistan dalam sebuah pernyataan, menggambarkan serangan itu sebagai “kejahatan.”
Perdana Menteri Kurdi Irak Masrour Barzani mengutuk serangan terhadap Erbil sebagai “kejahatan terhadap rakyat Kurdi.”
Pengusaha Minyak Agen Mossad Ikut Tewas
Pengusaha minyak kaya raya keturunan Kurdi, Peshraw Dizayee, dan beberapa anggota keluarganya termasuk di antara korban tewas ketika setidaknya satu roket menghantam rumah mereka, kata sumber keamanan dan medis Irak.
Peshraw Dizayee disebut-sebut sebagai agen Mossad yang membantu memperlancar ekspor minyak Irak ke Israel.
| Iran Umumkan Selat Hormuz Terbuka untuk Kapal Komersial, Ini Reaksi Trump, Harga Minyak Turun |
|
|---|
| Ribuan Lebah Serbu Kota-kota di Israel, Apa yang Terjadi? Ini Analisa Pakar |
|
|---|
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
| Spekulasi Pidato Netanyahu Punya "6 Jari": Benarkah PM Israel Gunakan AI untuk Tutupi Kematian? |
|
|---|
| USS Abraham Lincoln: Mengenal Lebih Dekat Pangkalan Udara Terapung Paling Mematikan Milik Amerika |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Markas-Mossad-organisasi-intelijen-Israel-di-Kota-Erbil-Irak-luluh-lanta.jpg)