Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Berita Kudus Terbaru :Pemkab Kudus Akan Perbaiki 8 Pasar Tradisional, Inilah Daftar Nama Pasarnya

Delapan pasar tradisional di Kudus akan segera diperbaiki oleh Pemkab Kudus dengan tujuan taraf kesejahteraan masyarakat Kudus bisa meningkat dan rata

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
Diskominfo Kudus
Pj Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie (kanan) dan Plt Kepala Dinas Perdagangan Kudus Andi Imam Santoso (kiri) saat menemui sejumlah pedagang di Gedung Taman Budaya Bae Kudus, Selasa (23/1/2024).   

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus akan melakukan perbaikan delapan pasar tradisional pada 2024.

Delapan pasar tersebut meliputi Pasar Kliwon, Bitingan, Mijen, Ngembalrejo, Kalirejo, Wates, Jember, dan Pasar Baru.

Perbaikan pasar oleh pemerintah kabupaten tersebut bagian dari upaya pembangunan ekonomi selain fokus membangun sumber daya manusia (SDM).

Dengan begitu diharapkan taraf kesejahteraan masyarakat Kudus kian meningkat dan merata.

Penjabat Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie mengatakan, pembangunan manusia pihaknya lakukan dengan upaya membangun masyarakat yang agamis.

Sedangkan untuk pembangunan ekonomi dengan mendorong geliat ekonomi masyarakat di sektor perdagangan dengan cara merevitalisasi pasar tradisional di bawah kendali Dinas Perdagangan.

“Pasar tradisional agar menjadi tempat yang layak dan nyaman dalam melakukan transaksi jual beli, terlebih saat ini menjadi momentum kebangkitan perekonomian setelah Covid-19,” kata Hasan.

Agar masyarakat kian nyaman dalam aktivitas berniaga di pasar, kata Hasan, perlu adanya perbaikan fisik pasar termasuk fasilitasnya.

Apalagi di Kabupaten Kudus tercatat ada sebanyak 13.437 warga yang berprofesi sebagai pedagang yang tersebar di seluruh pasar tradisional di Kudus. Kemudian untuk perputaran uang di pasar tradisional di Kudus juga cukup besar dengan jumlah mencapai Rp 366 miliar setiap bulan.

“Ini angka yang fantastis dalam perputaran ekonomi untuk sebuah kabupaten, maka tidak heran ekonomi menjadi jantung di Kabupaten Kudus,” kata Hasan.

Tingginya aktivitas niaga warga Kudus itu selaras dengan falsafah hidup masyarakat berupa Gusjigang atau akronim dari bagus, ngaji, dan dagang.

Dengan begitu, pemerintah setempat berupaya untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan falsafah tersebut, tidak terkecuali di bidang ekonomi agar masyarakatnya kian berdaya dan sejahtera. (*)

Baca juga: Susunan Pemain Persip Pekalongan Vs PSIS Semarang, Gilbert Agius Langsung Turunkan Pemain Inti

Baca juga: HUT DPRD Karanganyar ke-73, Bagus Selo: Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Kesehatan

Baca juga: PSIS Semarang Rekrut Pemain Jebolan Piala Dunia U17, Dapat Kontrak Jangka Panjang dari Yoyok Sukawi

Baca juga: Akademisi UMP: Bawaslu Harus Respon Cepat dan Kuasai Petempuran Wilayah Udara dan Darat

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved