Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

90 Menit Beras 3 Ton Ludes Terjual, Bazar Pangan Murah di Mojogedang Karanganyar

Ini suasana saat Pemkab Karanganyar menggelar bazar pangan murah di halaman Kantor Kecamatan Mojogedang, Rabu (21/2/2024).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
Warga antre membeli sembako saat bazar pangan murah di halaman Kantor Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Rabu (21/2/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar menggelar bazar pangan murah di halaman Kantor Kecamatan Mojogedang, Rabu (21/2/2024).

Ada sejumlah bahan pokok yang dijual dalam bazar pangan tersebut.

Seperti beras, gula pasir, telur, dan minyak goreng.

Bahkan beras 3 ton yang disediakan dalam bazar tersebut ludes dibeli warga dalam kurun waktu 1,5 jam.

Dalam bazar bekerja sama dengan Bulog tersebut disediakan 600 kilogram gula, 600 liter minyak goreng, dan 600 kilogram telur.

Baca juga: Nasib Guru PPPK Karanganyar Yang Masuk Tim Kampanye, Dituntut 6 Bulan Penjara

Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Mantan Kades Gedongan Karanganyar Belum Ditahan, Apa Penyebabnya?

Beras dijual dengan harga Rp 12,5 ribu per kilogram, gula pasir Rp 16 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 14 ribu per kilogram, dan telur ayam Rp 27 ribu per kilogram.

Kabid Ketahanan Pangan Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Budi Sutrisno menyampaikan, bazar pangan murah digelar untuk membantu masyarakat seiring adanya kenaikan harga beras di pasaran.

Adapun harga beras medium kini telah mencapai Rp 14,9 ribu per kilogram.

Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan harga eceran tertinggi (HET) dari pemerintah yakni Rp 10,9 ribu per kilogram.

"Bazar pangan digelar untuk meringankan beban masyarakat, menstabilkan pasokan serta mengendalikan inflasi."

"Rencananya tidak hanya di Mojogedang, tapi bazar juga digelar di Kecamatan Jatiyoso, Karangpandan, dan Colomadu."

"Puncaknya di Gedung Kebudayaan Karanganyar pada 4 Maret 2024," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (21/2/2024).

Dia menuturkan, dinas memberlakukan pembatasan pembelian sejumlah sembako dalam bazar murah tersebut guna mengantisipasi adanya warga yang memborong sembako.

Saat ditanya terkait faktor kenaikan harga beras, terang Budi sapaan akrabnya, dikarenakan fenomena  el Nino yang mengakibatkan masa tanam petani terlambat sehingga berdampak terhadap waktu panen.

"Di Karanganyar memasuki panen raya itu pada Maret 2024."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved