Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Dilanda Gelombang Panas, Suhu di India Dekati 50 Derajat Celcius

Suhu di Kota Delhi India mencapai hampir 50 derajat celsius pada siang hari. Negara tersebut kini sedang dilanda gelombang panas ekstrem.

Tayang:
CDC
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, NEW DELHI - Suhu di Kota Delhi India mencapai hampir 50 derajat celsius pada siang hari.

Negara tersebut kini sedang dilanda gelombang panas ekstrem.

Diberitakan The Independent pada Kamis (30/5/2024), stasiun cuaca utama kota di Safdarjung mencatat suhu 45,8C pada hari Selasa, sementara di pinggiran Mungeshpur dan Narela melaporkan 49,9C.

Baca juga: Pejabat China Korupsi Rp2,4 Triliun Dijatuhi Hukuman Mati

Najafgarh, Pitampura dan Pusa suhunya juga cukup tinggi yakni sekitar 49,8C.

Ini adalah suhu tertinggi yang pernah tercatat di Delhi dan sembilan derajat di atas suhu normal sepanjang tahun ini.

Bahkan di negara tetangga suhunya bisa lebih ekstrem.

Di Pakistan, suhu meningkat di atas 52 derajat Celcius di Provinsi Sindh selatan pada minggu ini, yang merupakan suhu tertinggi pada musim panas ini serta mendekati rekor suhu tertinggi di negara tersebut.

Asia Selatan terguncang akibat gelombang panas yang hebat tahun ini, sama seperti negara-negara Asia lainnya.

Meskipun musim panas selalu sangat melelahkan di India dengan suhu yang sering mencapai di atas 40C di wilayah utara dan tengah, suhu saat ini semakin panas dalam beberapa tahun terakhir.

Musim panas ini, sebagian besar wilayah utara dan barat India – termasuk negara bagian Rajasthan, Punjab, Haryana, dan Uttar Pradesh yang mengelilingi Delhi, berada dalam “siaga merah” karena suhu tetap tinggi.

Peringatan merah menyiratkan kemungkinan besar orang terkena penyakit panas dan serangan panas (heat stroke), dan menyerukan perawatan ekstrem bagi orang-orang yang rentan, menurut Departemen Meteorologi India.

Namun, meskipun suhu udara mencapai rekor tertinggi dan para pemilih mengeluhkan tekanan panas, komisi pemilihan umum India telah terus melaksanakan pemungutan suara dan jumlah pemilih sedikit menurun dibandingkan dengan pemilu terakhir lima tahun lalu.

Pemilu berakhir pada 1 Juni setelah tujuh tahap pemungutan suara yang dilaksanakan selama enam minggu, dan hasilnya akan diumumkan pada 4 Juni 2024.

Angin panas yang bertiup dari negara bagian gurun Rajasthan dituding sebagai penyebab meningkatnya panas di Delhi dalam beberapa hari terakhir.

Tetapi, para ahli mengatakan bahwa perluasan wilayah perkotaan di ibu kota dan kurangnya ruang hijau juga menjadi penyebabnya.

"Di area terbuka dengan lahan kosong, terjadi peningkatan radiasi. Sinar matahari langsung dan kurangnya naungan membuat wilayah ini sangat panas," terang Mahesh Palawat, wakil presiden Meteorologi dan Perubahan Iklim di Skymet Weather.

Pemerintah daerah Delhi juga membatasi pasokan air karena panasnya cuaca.

Dikatakan bahwa ketinggian air di Sungai Yamuna, sumber utama menjadi rendah.

Meskipun sebagian masyarakat India mampu menggunakan AC dan pendingin air untuk mengatasi panas, separuh tenaga kerja di negara tersebut terpaksa bekerja di luar ruangan dengan sedikit atau bahkan tidak ada waktu istirahat sepanjang hari. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "India Dilanda Gelombang Panas, Suhu Dekati 50 Derajat Celsius"

Baca juga: 145 Negara Akui Negara Palestina

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved