Berita Internasional
India Dilanda Gelombang Panas, 33 Orang Tewas
Gelombang panas memakan korban di Negara Bagian Bihar, Uttar Pradesh, dan Odisha di India. Sedikitnya 33 orang meninggal.
Pemerintah Odisha telah menyarankan agar masyarakat tidak beraktivitas di luar ruangan antara pukul 11.00 hingga 15.00 waktu setempat saat suhu mencapai puncaknya.
Sementara itu, tiga orang dilaporkan meninggal karena dugaan sengatan panas di negara bagian Jharkhand dan negara bagian tetangga Bihar.
Di New Delhi, di mana suhu tinggi telah menyebabkan burung-burung dan monyet-monyet liar pingsan atau jatuh sakit, kebun binatang kota ini mengandalkan kolam-kolam air dan alat penyiram air untuk menyejukkan 1.200 penghuninya.
“Kami telah beralih ke pola makan musim panas, yang mencakup diet yang lebih cair serta semua buah dan sayuran musiman yang mengandung lebih banyak air,” kata Sanjeet Kumar, direktur kebun binatang, kepada kantor berita ANI.
New Delhi, di mana suhu udara mencapai 45,4 derajat celsius pada Jumat sore, mencatat kematian pertama akibat cuaca panas minggu ini dan sedang menghadapi kekurangan air yang akut.
Miliaran orang di seluruh Asia telah bergulat dengan suhu yang melonjak, sebuah tren yang menurut para ilmuwan diperburuk oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh ulah manusia.
Negara tetangga India, Pakistan, juga mengalami lonjakan kebakaran hutan seiring dengan meningkatnya suhu, yang mencapai 52,2 derajat celsius pada minggu lalu.
India merupakan penghasil emisi gas rumah kaca terbesar ketiga di dunia, tetapi telah menetapkan target untuk menjadi penghasil emisi nol pada 2070.
Sementara panas memengaruhi beberapa negara bagian di India, negara bagian timur laut Manipur dan Assam telah dihantam oleh curah hujan yang tinggi setelah Topan Remal, dengan beberapa daerah yang tergenang air pada Jumat.
Hujan monsun juga melanda pesisir negara bagian Kerala yang terletak paling selatan negara ini pada Kamis, dua hari lebih awal dari yang diperkirakan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gelombang Panas di India Tewaskan 33 Orang, Termasuk Para Petugas Pemilu"
Baca juga: 20 Orang Tenggelam Akibat Kecelakaan Kapal di Afghanistan
| Kapal Tanker Arab Diserang Bajak Laut Somalia, Kapten dan ABK Indonesia Disandera Diancam Dieksekusi |
|
|---|
| Mengenal Anak Indigo: Sejarah dan Asal-usul yang Sudah Ada Sejak Tahun 1970-an |
|
|---|
| Iran Umumkan Selat Hormuz Terbuka untuk Kapal Komersial, Ini Reaksi Trump, Harga Minyak Turun |
|
|---|
| Ribuan Lebah Serbu Kota-kota di Israel, Apa yang Terjadi? Ini Analisa Pakar |
|
|---|
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-gelombang-panas.jpg)